Riuh Publik Jejak Aliran Uang Ferdy Sambo dan Transaksi Gelap, Namun PPATK Masih ‘Adem’,

Irjen Ferdy Sambo
Irjen Ferdy Sambo

POJOKSATU.id, JAKARTA — Jejak aliran uang Ferdy Sambo telah riuh di publik. Namun ternyata PPATK masih ‘adem’. Humas PPATK mengaku belum dapat info soal pemeriksaan aliran dana ini.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diminta publik untk memeriksa jejak aliran uang Irjen Ferdy Sambo mantan Kadiv Propam.

Kasus yang menjerat Ferdy Sambo terkait kasus penembakan Brigadir Joshua merembet hingga kasus dugaan suap ke sejumlah petinggi institusi mitra Polri, termasuk banyaknya dugaan transaksi gelap dari rekening tersangka Ferdy Sambo.

Dugaan suap untuk meredupkan rekayasa kasus pembunuhan Brigadir Joshua itu pun dibantah oleh sejumlah petinggi yang disinyalir menerima uang panas tersebut.


Sejumlah advokat yang tergabung dalam Tim Advokat Penegak Hukum dan Keadilan (Tampak) telah melaporkan Irjen Ferdy Sambo ke KPK atas kasus dugaan suap ke sejumlah institusi tersebut.

Baca Juga :

Skenario Licik Sambo Transfer Uang Brigadir Joshua ke Orang Bisu dan Para Ajudan Skuad Lama

Atas riuh drama jenderal pangkat dua itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diminta untuk memeriksa jejak aliran uang Ferdy Sambo.

Ketua Kelompok Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) M Natsir Kongah mengatakan, pihaknya belum mendapat info rencana pemeriksaan jejak aliran dana yang mengalir di rekening Ferdy Sambo.

“Saya belum dapat info (pemeriksaan aliran dana di rekening Sambo),” kata Natsir saat dihubungi Pojoksatu.id, Rabu (17/8/2022).

Natsir juga belum mengatahui transaksi aliran dana sebesar Rp200 juta dari rekening Brigadir Joshua ke rekening Bripak Ricky Rizal pada tanggal 11 Juli 2022 dan dugaan transaksi gelap.

Termasuk pihaknya juga belum mengetahui Bareskrim Polri dikabarkan telah mengamankan uang sebesar Rp900 miliar dari bunker di rumah Ferdy Sambo.

Baca Juga :

Ketua IPW Diintai Geng Ferdy Sambo Usai Bongkar Boroknya di Kepolisian, Info 3 Sumber Rahasia

“(Soal itu) belum dapat info juga,” ujarnya.

Sebelumnya, transaksi rekening Brigadir Joshua ke ajudan Ferdy Sambo ini dijelaskan oleh Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Joshua.

Pada tanggal 11 itu, Brigadir Joshua sudah meninggal. Namun masih ada transaksi di 4 rekening Brigadir Joshua. Rekening itu diduga dikuasai oleh Ferdy Sambo.

“Tadi terkonfirmasi sudah, memang benar apa yang saya katakan bahwa tanggal 11 Juli 2022 itu masih transaksi. Orang mati (Yosua, red) mengirimkan duit,l. Nah, kebayang enggak kejahatannya? (Ferdy Sambo),” tegas Kamaruddin Simanjuntak. (fir/pojoksatu)