Kasat Narkoba Polres Karawang Jadi Kurir Narkoba, Kompolnas : Dia Tidak Sendirian, Bisa Jadi Ada Anggota Lain Terlibat

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti

POJOKSATU.id, JAKARTAAKP ENM  Kasat Narkoba Polres Karawang yang ditangkap terkait kasus narkoba. Ia diduga pernah menjadi kurir 2.000 ekstasi di Bandung.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menelusuri indikasi keterlibatan anggota kepolisian lainnya dalam kasus peredaran narkoba yang menjerat AKP ENM.

“Perlu didalami apakah yang bersangkutan bekerja sendiri atau melibatkan anggota lainnya,” ujar Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti kepada wartawan, Rabu, 17 Agustus 2022.

Ia mengatakan, pihaknya menyayangkan penangkapan Kasat Narkoba Polres Karawang dalam kasus peredaran narkoba tersebut.


Dirinya pun meminta Polri menangani kasus tersebut secara transparan.

“Kami sangat prihatin dan menyesalkan jika benar AKP ENM terlibat peredaran narkoba.

BACA : AKP Edi Nurdin Massa Ditahan di Rutan Bareskrim, Tersangka Kasus Narkoba

Kami menunggu proses penyidikan dan berharap penyidikannya dilakukan profesional, transparan, independen dengan dukungan scientific crime investigation,” ucapnya.

“Narkoba adalah musuh bersama, oleh karena itu Kompolnas mendorong proses pidana dan etik kepada yang bersangkutan perlu dilakukan dengan tegas agar ada efek jera,” imbuhhnya.

Selanjutnya, Poengky menyarankan agar AKP ENM juga dikenakan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Yang bersangkutan perlu juga dikenai pasal Undang-Undang TPPU jika diduga terlibat jaringan narkoba,” ujarnya.

Diketahui, Bareskrim Polri mengungkap Kasat Narkoba Polres Karawang diduga pernah mengantar 2.000 butir ekstasi kepada pemilik THM Club Bandung, Juki.

Dugaan itu mencuat usai Bareskrim melakukan pengembangan terhadap kasus peredaran narkoba yang telah menjerat Juki sebagai tersangka.

“Tim melakukan pengembangan dan mendapatkan alat bukti bahwa tersangka JS dan RH pernah mengantar 2.000 butir pil ekstasi ke tersangka Juki bersama dengan Saudara ENM,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar saat dikonfirmasi, Selasa, 16 Agustus 2022. (dhe/pojoksatu/fin)