Catatan Dahlan Iskan : HUT RI ke 77 Terganggu Cinta Segi Empat

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut kegembiraan dalam perayaan HUT RI ke 77 tahun ini terganggu oleh kasus Irjen Ferdy Sambo.

“Terganggu lagi. Kegembiraan kita masih harus tertunda tahun ini gara-gara Irjen Ferdy Sambo,” kata Dahlan Iskan dalam tulisannya berjudul ‘Gangguan Kesenangan‘ pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Menurut Dahlan, dua tahun terakhir perayaan kemerdekaan tenggelam oleh pandemi Covid.

“Kali ini tenggelam oleh gemuruh cinta segi tiga, segi empat, atau bahkan tidak bersegi sama sekali,” jelas Dahlan.


Dijelaskan Dahlan, peristiwa besar sering melahirkan perubahan besar, sepanjang ada kemauan dan memiliki kemampuan.

BACA : Omongan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso Terbukti, Oh Pasukan Ferdy Sambo

“TNI sudah membuktikan di awal reformasi: berubah. Besar sekali. Sakit sekali. Tapi bisa. Sukses. Kembali ke barak. Tanpa gejolak politik yang besar,” kata Dahlan.

“Adakah peristiwa besar yang sampai menenggelamkan perayaan kemerdekaan ini melahirkan perubahan besar?,” tambah mantan Dirut PLN itu.

Dahlan mengatakan polisi sudah dipisah dari TNI. Agar tidak lagi jadi adik bungsu setelah TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

BACA : Info dari IPW, Ada Perlawanan Pasukan Ferdy Sambo ke Timsus, Berkaitan dengan Peristiwa 3 Agustus

Dahlan menyebut kegagalan Polri dalam melakukan reformasi bisa berdampak buruk.

“Kegagalan Polri mereformasi diri bisa menimbulkan dampak yang dalam. Misalnya soal penempatan personel Polri yang bisa ke mana saja, termasuk ke jabatan politik itu,” beber Dahlan.

Kata Dahlan, Polri yang kini berada langsung di bawah presiden ternyata masih banyak sisi negatifnya.

“Polisi yang netral masih sulit diharap. Bahkan bisa menular. Kini mulai disuarakan perlunya TNI bisa mendapatkan penugasan sefleksibel Polri,” tandas Dahlan Iskan. (one/pojoksatu)