Bikin Malu Polri, Oknum Polisi Nekat Bobol Mesin ATM BRI, Ngakunya Buat Bayar Utang Gegara Kalah Judi

Polisi Ilustrasi

POJOKSATU.id, LUBUKLINGGAU- Nama Institusi Polri kembali tercoret, Briptu Muhammad Kurniadi (25) oknum polisi ditangkap setelah gagal membobol mesin ATM BRI di depan Pengadilan Agama Lubuklinggau, Sumsel.

Pemimpin Cabang BRI KC Lubuklinggau Faishal Rahman mengatakan sangat lega karena uang di dalam mesin ATM yang digondol itu masih utuh Rp 500.700.000.

“Alhamdulillah, uang di dalam ATM masih utuh Rp 500.700.000,” katanya , saat pers rilis di Polres Lubuklinggau.

Sedangkan itu kerugian dari kerusakan peralatan, diakui Faishal Rahman sedang dihitung oleh tim.


Namun, perkiraan awal kerugian mencapai Rp 150 juta.

Sementara itu tersangka Briptu Muhammad Kurniadi mengaku ia nekat membobol ATM, karena butuh uang untuk bayar hutang.

“Saya butuh uang untuk bayar utang. Karena main judi online,” pengakuannya, Senin (15/8/2022).

Tersangka juga mengatakan, bahwa saat banyak warga berdatangan melihat aksi mereka, ia dan rekannya sempat menakut-nakuti seolah-olah ada senpi. Namun sebenarnya tidak ada.

“Hanya menakut-nakuti, tidak ada kami bawa senjata api,” katanya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi juga menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan, tersangka Briptu Muhammad Kurniadi mengakui butuh uang untuk bayar hutang, karena judi online.

“Sebenarnya dia ada gaji, tapi butuh untuk bayar hutang karena judi online. Kalau penggunaan narkoba, belum ditemukan,” katanya, dilansir dari lubuklinggaupos dikutip pojoksatu.id

Sebelumnya, Tim Macan Polres Lubuklinggau berhasil menangkap pelaku pembobolan ATM BRI di depan Pengadilan Agama Lubuklinggau, tersangka diketahui adalah oknum polisi.
Yakni Briptu Muhammad Kurniadi (25) warga Dusun 3A Desa Mekar Sari Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, yang juga anggota Polres Empat Lawang.

Kasus ini bermula di lokasi pembobolan ATM, ditemukan mobil Daihatsu Taft BG 1298 AR, kemudian tas ransel yang di dalamnya ditemukan kaus cokelat Polri.

Diawali dengan menelusuri pemilik mobil. Diketahui mobil yang ditinggal di lokasi adalah milik warga Empat Lawang bernama Rendi.

Selanjutnya Tim Macan langsung ke Empat Lawang, hingga diketahui mobil ternyata dipinjam oleh Briptu Muhammad Kurniadi. Sekitar pukul 11.00 WIB tersangka Muhammad Kurniadi berhasil diamankan di rumahnya.

Dari keterangan, tersangka ia melakukan aksi itu bertiga.

Namun, dua orang lainnya yang merupakan sipil, sudah melarikan diri.

Dua orang lagi masih dilakukan pengejaran oleh Tim Macan.

Selain itu, tersangka diketahui juga pernah melakukan aksi pembobolan ATM Bank SumselBabel di Empat Lawang, namun aksinya juga gagal. Aksi pembobolan ATM milik bank pelat merah Lubuklinggau itu terjadi Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 04.47 WIB.

Para pelaku mengikat mesin ATM menggunakan tali seling kemudian ditarik menggunakan mobil Daihatsu Taft BG 1298 AR. (dhe/pojoksatu)