Usai Skenario Terbongkar, Komisi III Mau Panggil Kapolri ke DPR, Ingin Tahu Motif Sambo Bunuh Brigadir Joshua

Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Joshua (ist)

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Sesudah skenario jahat terbongkar, Komisi III DPR RI berencana memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit terkait motif kematian Brigadir Joshua di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Komisi III DPR RI juga mengaku akan memanggil Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkait motif tewasnya Brigadir Joshua di rumah Ferdy Sambo.

Hal tersebut dilakukan DPR untuk mengetahui langsung motif Ferdy Sambo membunuh Brigadir Joshua.

“Ya rencananya begitu,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir di Jakarta, Rabu (16/8/2022).


Menurutnya, rencana pemanggilan tersebut akan ditentukan waktunya dalam rapat internal Komisi III DPR.

“Hari Kamis tanggal 18 Agustus Komisi III rapat pleno mengenai pengesahan jadwal-jadwal rapat,” ujarnya.

Baca Juga :

Terkuak Sudah Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir Joshua, Ternyata Ada Hubungannya dengan AKP Rita

Komisi III DPR akan menyusun agenda untuk meminta keterangan mitra kerjanya.

Itu khususnya terkait kasus-kasus yang menjadi perhatian masyarakat seperti kematian Brigadir Joshua.

Ia mengatakan, Komisi III DPR terus memantau perkembangan kasus kematian Brigadir Joshua dengan menjalin komunikasi dengan Kepolisian.

“Kita terus memantau kasus ini. Kita tetap melakukan komunikasi secara intens dengan Mabes Polri untuk memantau perkembangan kasus ini,” ucapnya.

Baca Juga :

Pengacara HRS Sebut Komnas HAM dan Kompolnas Bisa Dijerat Pidana Sebar Kebohongan Skenario Ferdy Sambo

Adies mengatakan, Komisi III DPR menanti hasil kerja dari Tim Khusus Polri yang bekerja dalam menangani kasus kematian Brigadir Joshua.

Komisi III DPR ingin mendengarkan secara langsung dari pihak-pihak yang menangani kasus tersebut agar berjalan secara transparan, cepat, dan akuntabel.

“Kami ingin mendengar langsung kasus ini, Kami menilai kinerja Kapolri bekerja sangat baik dalam menangani kasus ini,” tuturnya. (muf/pojoksatu)