Habib Bahar Divonis 6 Bulan, Langsung Puja-puji Hakim, Masih Ada Keadilan di Indonesia Ini

Habib Bahar divonis 6 bulan penjara kasus penyebaran hoaks KM 50 laskar FPI (ist)

POJOKSATU.id, BANDUNG— Habib Bahar Smith divonis enam bulan penjara dalam sidang kasus hoaks KM 50 laskar FPI di PN Bandung. Habib Bahar langsung memuji hakim bahwa masih ada keadilan di negeri ini.

Saat majelis hakim yang diketuai Dodong Rusdani membacakan putusan 6 bulan, gema takbir riuh dari pendukung Habib Bahar yang sejak pagi berkumpul di depan Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (16/8).

Ketua Majelis Hakim Dodong Rusdani menjelaskan, bahwa vonis enam bulan sudah tepat untuk Habib Bahar Smith.

“Menjatuhkan vonis kepada Bahar Smith selama enam bulan penjara,” jelas Dodong.


Dodong menilai, bahwa vonis ini tepat karena sikap Habib Bahar selama persidangan.

“Untuk yang meringankan bahwa Terdakwa bersikap sopan, berterus terang, punya tanggungan keluarga,” jelasnya.

Baca Juga :

Habib Bahar Langsung Bebas Usai Divonis 6 Bulan Kasus Hoaks KM 50 Laskar FPI

Untuk-untuk hal yang memberatkan terhadap Habib Bahar, yakni Bahar pernah diadili dan pernah dipenjara.

“Untuk Habib pernah dihukum saat melakukan penganiayaan terhadap supir taksi online,” papar Hakim.

Di sela-sela menuju kendaraan tahanan, Habib Bahar menyampaikan, putusan majelis hakim kepadanya bisa membangkitkan lagi kepercayaan masyarakat bahwa masih ada keadilan di Indonesia ini.

“Putusan ini menjadi awal bangkitnya lagi kepercayaan masyarakat Indonesia bahwa masih ada keadilan di Indonesia,” ujarnya di halaman PN Bandung, Selasa (16/8).

Saat berada di mobil tahanan, Habib Bahar juga menyempatkan menyapa massa pendukungnya yang hadir di pengadilan sejak Selasa pagi.

Habib Bahar juga sempat mendapat banyak pelukan dari para pendukungnya atas vonis yang dibacakan hakim Dodong Rusdani.

Baca Juga :

Jelang Sidang Vonis Habib Bahar, Massa Penuhi Depan PN Bandung, ‘Jangan Bungkam Habib Bahar’

Dia pun berpesan kepada para jamaahnya untuk pulang dengan tertib dan aman.

Vonis 6 bulan ini juga jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa 5 tahun atau 60 bulan penjara.

Dengan vonis begitu, Bahar bisa menghirup udara bebas, karena sudah menjalani masa hukuman melebihi vonis hakim.

Hal itu lantaran Habib Bahar ketika diperiksa penyidik Polda Jabar pada Senin (3/1/2022) malam, langsung ditahan saat itu juga. (ral/rif/pojoksatu)