Ramai Isu Ferdy Sambo Bandar Judi 303, Mahfud MD Bilang Begini

Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati dan Brigadir Josua Hutabarat
Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati dan Brigadir Josua Hutabarat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Isu liar tentang Irjen Ferdy Sambo semakin merebak. Ferdy Sambo disebut-sebut merekayasa kasus pembunuhan 6 laskar FPI di KM 50. Ia juga dikaitkan dengan judi slot kode 303, konsorsium judi online.

Apa itu judi slot dan judi 303? Judi slot adalah betting slot yang populer dengan media bermain mesin.

Judi slot maupun judi 303 atau kode 303 sekarang ini dimainkan secara online. Karena itu, judi 303 disebut pula judi online.

Baru-baru ini beredar pesan yang dikirimkan melalui nomor yang disembunyikan mengatakan Brigadir Joshua mengetahui jika Ferdy Sambo terlibat judi 303.


Karena itulah, Sambo memerintahkan beberapa ajudannya, termasuk Bharada Eliezer menyiksa dan menembak mati Brigadir Johua.

Mahfud MD : Jangan Melebar ke Soal Judi

Isu liar tentang Ferdy Sambo mendapat tanggapan dari Menko Polhukam Mahfud MD.

Mahfud MD mengomentari kasus Ferdy Sambo saat menjadi tamu podcast Deddy Corbuzier yang ditayangkan di kanal YouTube pada Jumat (12/8).

BACA : Anggota DPR dan Kompolnas Kena Jebakan Psikologis Ferdy Sambo, Mahfud MD Panggil Benny Mamoto

Awalnya Deddy Corbuzier mengatakan kalau kasus Brigadir Joshua Hutabarat dibuka sejujur-jujurnya, akan banyak jenderal yang bakal terseret.

“Pak Mahfud, tapi kalau misalnya dibuka sejujur-jujurnya, ini pemikiran masyarakat Pak ya, maka nanti akan ketahuan lagi nama-nama orang lain lagi, dan bisa juga jenderal-jenderal, bisa juga pangkat-pangkat tinggi,” kata Deddy Corbuzier.

Mahfud MD menyatakan bahwa kasus Ferdy Sambo dilokalisir pada kasus pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat. Kasus lainnya nanti saja.

“Kalau di kasus pembunuhan ini terlokalisir terhadap 31 nama saja di kasus pembunuhan ini,” kata Mahfud.

BACA : Borok Ferdy Sambo Diumbar, Dikaitkan Judi 303, Rekayasa Kasus KM 50 dan Istri Simpanan

Mahfud tak menampik masih banyak kasus Ferdy Sambo selain kasus pembunuhan Brigadir Joshua.

“Tapi kalau dibuka-bukaan semua, ada kasus lain. Kasus lain tuh banyak juga,” kata Mahfud.

Mahfud menyarankan kepada Bareskrim Polri agar fokus pada kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Kasus lainnya nanti saja baru digarap.

“Makanya saya katakan, udah lah ke kasus ini aja. Jangan melebar ke soal judi, narkoba, nantinya aja. Yang ini dulu, kasus pembunuhan dulu,” beber Mahfud.

Dalam kasus pembunuhan Brigadir Josua saja, kata Mahfud, ada 31 anggota Polri diperiksa.

“Karena ini aja ada 31 orang yang sedang diperiksa, terperiksa namanya. Belum disidik, kalau sudah disidik itu sudah tersangka,” kata Mahfud. (one/pojoksatu)