Motif Pembunuhan Brigadir Joshua Ternyata Banyak, Kriminolog Beberkan Faktanya

Irjen Ferdy Sambo
Irjen Ferdy Sambo

POJOKSATU.id, JAKARTA— Irjen Ferdy Sambo telah resmi ditetapkan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Motif pembunuhan Brigadir Joshua ini ternyata banyak.

Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan tersangka bersama tiga tersangka lainnya bernama Bharada Eliezer, KM, dan Brigadir Ricky Rizal atua Brigadir RR.

Namun hingga kini pihak kepolisian belum juga mengungkap motif di balik pembunuhan Brigadir Joshua.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Josias Simon mengatakan, bila dilihat kronologi kejadian meninggalnya Brigadir Joshua, diduga motif pembunuhan Brigadir Joshua itu lebih dari satu.


Hanya saja Josias tak merinci detail dugaan motif yang melatarbelakangi terjadinya pembunuhan Brigadir Joshua.

Baca Juga :

Motif Pembunuhan Brigadir Joshua Seperti ‘Disembunyikan’ Kapolri, Padahal Pengacara Istri Sambo Sudah Terang-terangan

“Umumnya motif (pembunuhan J) bisa satu atau beberapa. (Bisa jadi )motif bersamaan. Kemungkiman berbagai motif,” kata Josias saat dihubungi pojoksatu.id, Rabu (10/8/2022).

Kendati demikian, Josias tak mau bersepekulasi panjang perihal banyal motif yang menyebabkan dibunuhnya Brigadir Joshua. Pasalnya hal itu sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik.

“Motifnya kita tunggu saja hasil penyidikan. Yang jelas kasus FS terbuka,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah menetapakan tersangka 4 pelaku pembunuhan Brigadir Joshua. Keempat tersangka itu, salah satunya Irjen Ferdy Sambo.

Keempat tersangka ini memliki perang berbeda dalam menghabisi nyawa Brigadir Joshua.

Peran Bharada Eliezer yaitu melakukan penembakan terhadap Brigadir Joshua dan RR turut membantu dan menyaksikan penembakan, sementara KM turut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir Joshua.

Lalu, Ferdy Sambo, menyuruh melakukan penembakan dan menskenario peristiwa tersebut seolah-olah terjadi tembak-menembak.

“Terkait dengan motif, saat ini sedang dilakukan pendalaman saksi-saksi dan juga terhadap Ibu Putri,” ucap Listyo.(fir/pojoksatu)