Tidak Semua Guru Lulus PG Dapat Formasi PPPK 2022, Ini Penyebabnya

Tidak semua guru lulus PG mendapatkan formasi PPPK 2022
Tidak semua guru lulus PG mendapatkan formasi PPPK 2022. Foto ilustrasi

POJOKSATU.id, LAMPUNGGuru lulus PG (passing grade) hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 siap-siap gigit jari.


Tidak semua guru lulus PG akan mendapatkan formasi PPPK 2022. Akibatnya, sebagian dari mereka harus menunggu formasi PPPK 2023.

Penyebab guru lulus PG tidak mendapatkan formasi PPPK 2022 yakni anggaran pemerintah daerah (Pemda) tidak mencukupi.


Diketahui, gaji PPPK bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditransfer ke daerah untuk dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selain gaji, PPPK juga mendapatkan tunjangan yang besarannya sama dengan PNS. Sumber dana tunjangan PPPK dibebankan kepada daerah.

BACA: Penempatan Guru Lulus PG Jadi Polemik, Pemda Tunjuk Pusat, Kemendikbudristek Ngaku Tak Tahu

Karena itulah, Pemda harus menyesuaikan antara kebutuhan PPPK dengan kemampuan anggaran daerah.

Buntutnya, Pemda tidak bisa mengakomodir seluruh guru lulus PG 2021 dalam formasi PPPK 2022 lantaran keterbatasan anggaran.

797 Guru Lulus PG, Formasi PPPK Guru 2022 Cuma 70

Salah satu daerah yang tidak bisa menyiapkan formasi PPPK 2022 untuk seluruh guru lulus PG 2021 yakni Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Dalam rapat kerja (Raker) Komisi IV DPRD dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamsel, terungkap fakta mengejutkan.

Fakta itu diungkap oleh Forum Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPGPPPK) yang turut hadir dalam raker tersebut.

BACA : Data Penempatan PPPK 2022 Bocor, Banyak Guru Lulus PG Terlempar ke Luar Daerah, Ini Klarifikasi Kemendikbudristek

Ketua forum GLPGPPPK Lamsel Fulkan Gaviri mengatakan raker itu dilaksanakan pada 4 Agustus 2022.

Raker dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamsel Asep Jamhur, Ketua Komisi IV DPRD Syaiful Azumar, Wakil Ketua Sulastiono serta pengurus GLPGPPPK.

Fulkan mengatakan dalam rapat itu terungkap kebutuhan guru aparatur sipil negara (ASN) di Lampung Selatan sebanyak 2.000 orang.

Namun, lanjut Fulkan, formasi PPPK 2022 yang sudah diajukan hanya 70 saja. Jumlah itu menyesuaikan dengan kemampuan daerah.

“Jadi, menurut Kadisdik, kebutuhan ASN itu dua ribu orang, tetapi yang diajukan hanya 70 karena hanya sebegitu yang bisa pemda biayai,” kata Fulkan, dikutip Pojoksatu.id dari JPNN.com, Sabtu (6/8).

BACA : Kapan Pendaftaran PPPK 2022 Dibuka ? Ini Jawaban BKN

Kondisi tersebut membuat GLPGPPPK meminta tambahan formasi PPPK 2022.

Menurut Fulkan, usulan GLPGPPPK didukung oleh Komisi IV, bahkan berjanji akan mengupayakan solusi terbaik.

Tahun ini, terdapat 263 guru ASN pensiun. Kekosongan tersebut bisa dijadikan solusi untuk penambahan kuota formasi PPPK, yakni 70 ditambahkan 263 sehingga totalnya 333.

Namun, lanjut Fulkan, hal tersebut akan dikoordinasikan terlebih dahulu dan memanggil lebih lanjut pihak terkait.

“Dari 797 guru lulus PG tersebut akan dicarikan solusi terbaik oleh Ketua DPRD Bapak Syaiful Azumar agar semuanya bisa diangkat sebelum 28 November 2023,” terangnya.

Fulkan mengimbau 797 guru lulus PG menjaga kekompakan dan menyatukan visi.

Dia menegaskan semua harus kompak berjuang agar mendapatkan formasi PPPK 2022 dan bisa mendapatkan SK serta penempatannya.

Kapan pendaftaran PPPK 2022 dibuka? Hingga kini pemerintah belum menetapkan jadwal seleksi PPPK 2022 karena masih fokus pendataan honorer. Namun pemerintah telah mengumumkan formasi PPPK 2022 sebanyak 1.035.811 formasi. (one/pojoksatu)