Keluarga Yakin Kematian Brigadir Joshua Akan Membersihkan Kepolisian dari Orang-orang Jahat

Keluarga Brigadir Joshua yakin kematiannya membersihkan kepolisian (facebok roslin emika)

POJOKSATU.id, JAKARTAKeluarga Brigadir Joshua yakin kematian Brigadir Joshua atau Brigadir J akan membersihkan kepolisian dari orang-orang jahat. Terbaru, 25 personil polisi dimutasi Kapolri.


Keyakinan keluarga Brigadir Joshua bahwa kematian Brigadir Joshua akan membersihkan kepolisian dari orang-orang jahat disampaikan salah seorang bibi Brigadir Joshua yaitu Roslin Emika.

Keluarga Brigadir Joshua yakin kematian Brigadir Joshua akan membersihkan kepolisian diunggah di status Facebook bibi Brigadir Joshua yaitu Roslin Emika dan menautkannya dengan Facebook bibi Brigadir Joshua yang lain yaitu Rohani Simanjuntak.


“Melihat dari setiap senyum anakku yang tulus ini kami percaya dalam siksaan yang pedih yang dia alami dia pasti memohon pertolongan Tuhan,” katanya seperti dilihat Jumat (5/8/2022).

“Tapi Tuhan mau pakai dia untuk membersihkan instansi kepolisian dari orang-orang sijahat,” katanya lagi.

Baca Juga :

Kapolri Ngamuk, Ferdy Sambo dan Anak Buahnya Langsung ‘Ditendang’ jadi ‘Pengangguran’

“Damailah anakku di Yerusalem baru, dibalik duka dan pedih yang kamu alami kami yakin Tuhan akan menurunkan pelangi,” jelasnya lagi.

Roslin Emika bibi dari Brigadir Joshua ini juga menuliskan beberapa ayat dari Al Kitab.

Seperti diketahui, buntut kasus kematian Brigadir Joshua, Irjen Pol Ferdy Sambo dan sejumlah anak buahnya langsung ‘ditendang’ dari kursi jabatannya.

Ferdy Sambo dan sejumlah anak buahnya langsung dimutasi dan jadi ‘pengangguran’.

Keputusan mutasi Ferdy Sambo dan sejumlah anak buahnya itu disampaikan langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers pada Kamis (4/8/2022) malam.

Bahkan, Kapolri pun sampai langsung mengeluarkan TR khusus.

Baca Juga :

Otak Kasus Kematian Brigadir Joshua Akhirnya Terungkap, Petunjuk Kabareskrim Jelas Banget

“Malam hari ini saya keluarkan telegram khusus untuk memutasi,” ujar Listyo.

Ia pun kembali menegaskan komitmennya untuk membongkar kasus kematian Brigadir Joshua saterang benderangnya.

Mutasi itu, diharapkan proses penyelidikan dan pengusutan kasus kematian Brigadir Joshua bisa berjalan lancar.

“Harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait meninggalnya Brigadir Yosua ke depan akan berjalan baik,” kata Listyo.

Total ada 15 polisi yang dimutasi. 10 di antaranya dicopot terkait kasus Brigadir Joshua.

Mutasi dadakan itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor 1628/VIII/Kep/2022 tertanggal 4 Agustus 2022.

Di antara 10 nama yang ‘ditendang’ itu adalah Irjen Pol Ferdy Sambo dan anak buahnya, Brigjen Pol Hendra Kurniawan.

Keduanya lebih dulu dinonaktifkan Kapolri beberapa waktu lalu. (ral/pojoksatu)