Horor, Konon Ada Organ Dalam Brigadir Joshua Hilang, Harganya Bisa Miliaran

Kondisi jenazah Brigadir Joshua usai pembongkaran makam untuk menjalani otopsi ulang di RSUD Sungai Bahar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengacara keluarga, Kamaruddin Simanjuntak menyebut, salah satu organ dalam Brigadir Joshua hilang.

Organ dalam Brigadir Joshua hilang, disebut Kamaruddin Simanjuntak terjadi usai otopsi ulang jenazah Brigdir Joshua.

Meski tak menyebut organ dalam Brigadir Joshua hilang, tapi Kamaruddin menyebut organ dalam itu memiliki nilai jual sampai miliaran.

“Yang jelas, organ pangkreas itu mahal karena berfungsi menghasilkan insulin. Bisa miliaran rupiah harganya,” ujar Kamarrudin, Senin (1/8/2022), dikutip PojokSatu.id dari Fin.co.id.


Kamaruddin juga enggan menyebut bahwa organ dalam Brigadir Joshua hilang itu lantaran dijual.

“Saya tidak berani mengatakan itu. Yang jelas, organ itu mahal,” jawabnya.

BACA: Bikin Ngeri, Ternyata Isi Otak Brigadir Joshua Dimasukin Kantong Plastik dan Dijahit ke Dalam Perut

Sebelumnya, pengacara keluarga Brigadir Joshua, Nelson Simanjuntak menyatakan ada temuan bahwa isi otak Brigadir Joshua dimasukin ke kantong plastik kemudian dimasukkan ke dalam perut.

“Waduh, kalau selera makan bisa ilang sebenarnya. Intinya, tadinya otak di sini. Dibikin di plastik, ditempatkan dalam perut,” kata Nelson saat diwawancara di Kompas TV, Senin (1/8/2022).

Nelson menyatakan, meski isi otak itu tidak tumpah, bekas jahitan di bagian perut dan dada Brigadir Joshua di lem dan diberi formalin.

“Supaya berkurang cairan. Formalin jangan tumpah. Akhirnya dilem di dada. Tidak enak dipandang pokoknya,” ucapnya.

Otopsi ulang itu, lanjutnya, juga menemukan luka bahwa Brigadir Joshua diduga juga ditembak dari belakang.

Itu berdasarkan lubang proyektil dari belakang kepala yang tembus ke hidung Brigadir Joshua.

BACA: Uji Balistik di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Pencocokan Sudut dan Jarak Tembakan Diselidiki, Ternyata Hasilnya

“Ada ditmbak dari belakang tembus ke hidung. Itu yang dijahit,” katanya.

Terpisah, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam belum bisa memastikan apakah kabar yang disampaikan pengacara keluarga Brigadir Joshua soal hasil otop ulang tersebut benar atau tidak.

Sampai sat ini, Choirul mengatakan, Komnas HAM masih menunggu hasil autopsi kedua terhadap jenazah Brigadir Joshua.

“Pertama, kami menungu hasil autopsi kedua,” kata Choirul kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Senin (1/8/2022).

“Kami percaya kalau memang penjelasan ketua tim autopsi. (Autopsi) dilakukan oleh berbagai profesor dari berbagai universitas,” sambung Anam.

BACA: Bareskrim Polri Periksa Petugas Tes PCR dan Sopir Fredy Sambo, Hasilnya

Choirul Anam juga menyarankan terkait dengan hasil otopsi jenazah Brigadir Joshua untuk ditanyakan langsung ke dokter dan ahli forensik.

“Kami akan ikut-ikut saja. Terkait forensik, ditanyakan ke ahlinya,” tuturnya. (ruh/pojoksatu)