SE Menpan RB Terbaru, Seleksi PPPK 2022 Diundur ?

Seleksi PPPK 2022
Ilustrasi seleksi PPPK 2022

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah daerah diminta melakukan pemetaan pegawai honorer paling lambat 30 September 2022. Apakah itu berarti seleksi PPPK 2022 diundur?

Diketahui, jadwal pendaftaran PPPK 2022 untuk pelamar umum rencananya dibuka pada September 2022.

Pendaftaran PPPK 2022 untuk pelamar umum dilakukan setelah seleksi PPPK 2022 bagi pelamar prioritas (guru lulus passing grade 2021 dan pegawai honorer).

Jika pemetaan pegawai honorer baru selesai pada 30 September, kemungkinan pendaftaran PPPK 2022 diundur.


Dalam SE Menpan RB Nomor B/ISII IM SM.01.OO/2022 tertanggal 22 Juli 2022 ditegaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) harus melakukan pendataan honorer paling lambat 30 September 2022.

“Lewat tanggal tersebut data pegawai non-ASN belum masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dianggap tidak memiliki honorer lagi,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) MenPAN RB Mahfud MD dalam SE tersebut.

BACA : Mahfud MD Warning Pemda, Tak Masukkan Data 30 September Dianggap Tak Punya Pegawai Honorer

Jadwal pendataan honorer tersebut menimbulkan pro-kontra di kalangan pegawai honorer.

Ada yang gembira karena mereka akhirnya masuk database Badan Kepegawain Negara (BKN).

Sebagian lagi protes karena pelaksanaan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun ini bakal molor.

“Pendataan honorer paling lambat 30 September, lalu kapan pelaksanaan seleksi PPPK 2022,” kata Ketua Forum Honorer K2 Kabupaten Ponorogo Ajun kepada JPNN.com, Minggu (31/7).

Dia menilai pendataan honorer tersebut akan memperlambat proses seleksi PPPK 2022.

BACA : Honorer Protes SE Menpan RB Terbaru, Batasan Usia Pelamar PPPK Tak Sesuai PP dan Permenpan

Ajun yang sehari-harinya sebagai perawat itu mempertanyakan bagaimana dengan sistem informasi sumber daya manusia kesehatan (SISDMK).

“Kami honorer K2 nakes kan sudah masuk SISDMK. Buat apa lagi ada pendataan honorer,” tanya dia.

Menurut Ajun, yang mendesak saat ini adalah regulasi untuk PPPK nonguru.

Sampai hari ini yang ada baru PermenPAN-RB guru, sedangkan nakes belum terbit.

Seharusnya kata Ajun, PermenPAN-RB nonguru segera diterbitkan.

Hasil pendataan honorer akan diuji publik setelah 30 September 2022 dengan masa sanggah 14 hari.

“30 September pendataan honorer, data diuji publik bulan Oktober, akhirnya molor terus,” ucapnya.

BACA : 5 Syarat Honorer Ikut Seleksi CPNS dan PPPK Sesuai SE Menpan RB Nomor B/ISII IM SM.01.OO/2022

Dia juga merasa aneh mengapa harus ada pendataan lagi, padahal data honorer K2 sudah ada dan sangat valid.

Ajun meminta data honorer K2 jangan dicampur dengan non-K2, karena sudah tervalidasi.

“Data honorer K2 kenapa harus diulang-ulang. Lebih baik terbitkan regulasinya, berikan kemudahan seleksi untuk honorer K2, biar negara ringan kalau segera tuntas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (menPAN-RB) menerbitkan surat edaran bernomor B/ISII IM SM.01.OO/2022.

Surat tertanggal 22 Juli ditandatangani Pelaksana tugas MenPAN RB Mahfud MD berisi tentang pendataan pegawai non-ASN atau pegawai honorer.

Dalam suratnya Mahfud meminta setiap pejabat pembina kepegawaian (PPK) agar melakukan pemetaan seluruh pegawai non-ASN di lingkungan instansi masing-masing.

Pegawai honorer yang memenuhi persayaratan dapat diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) saat mengikuti seleksi PPPK 2022. (one/pojoksatu)