5 Fakta Otopsi Ulang Brigadir Joshua : Pamit Pergi Selamanya Minta Vera Cari Pria Lain dan Diingatkan Kapolri

Proses pembongkaran makam Brigadir Yishua Hutabarat
Proses pembongkaran makam Brigadir Yishua Hutabarat

POJOKSATU.id, JAKARTAOtopsi ulang jenazah Brigadir Joshua telah rampung dilakukan pada Rabu (27/7/2022) kemarin di RSUD Sungai Bahar, Jambi.

Otopsi ulang jenazah Brigadir Joshua berlangsung dari pukul 08.15 sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Usai menjalani otopsi ulang, jenazah Brigadir Joshua langsung dimakamkan kembali.

Bedanya, kali ini pemakaman kembali ajudan Ferdy Sambo itu dilakukan secara kedinasan.


Berikut 5 fakta otopsi ulang Brigadir Joshua:

1. Pamit Selamanya Minta Vera Cari Pria Lain

Di tengah proses otopsi ulang jenazah Brigadir Joshua, pengcara keluarga, Kamaruddin Simanjuntak mengunggah foto tangkapan layar video call terakhir antara Joshua dengan pacarnya, Vera Simanjuntak.

Yang tak lazim adalah, dalam tangkapan layar video call itu, keduanya sama-sama menangis.

Wajah Brigadir Joshua seperti sangat ketakutan dan menangis. Sedangkan mata Vera terlihat memerah dan sembab.

Kamaruddin menyebut, dalam komunikasi video call itu, Brigadir Joshua berpamitan untuk pergi selama-lamanya kepada Vera Simanjuntak.

Joshua juga meminta pacarnya itu mencari pria lain untuk jadi pendamping hidup.

Berita selengkapnya: Ngeri, Ini Foto Video Call Terakhir dengan Pacar, Brigadir Joshua Menangis dan Pamit Pergi Selamanya

 

2. Dihormati Lagi, Diselimuti Merah Putih

Usai menjalani otopsi ulang di RSUD Sungai Bahar, jenazah Brigadir Joshua kembali dimakamkan.

Bedanya, pemakaman kembali jenazah Brigadir Joshua itu seperti dihormati lagi, karena dilaksanakan secara kedinasan.

Peti matinya pun diselimuti bendera Merah Putih dan dikawal anggota kepolisian sampai ke lubang kuburnya.

Sebelumnya, polisi beralasan pemakaman Joshua tak bisa dilakukan secara kedinasan karena alasan administrasi yang belum lengkap.

Berita selengkapna: Seperti Dihormati Lagi, Akhirnya Pemakaman Ulang Brigadir Joshua Dilakukan Upacara, Jenazah Diselubungi Merah Putih

 

3. Beberapa ‘Matahari’ Kasus Brigadir Joshua di Mabes Polri

Pengacara keluarga, Jhonson Panjaitan menyebut, ada beberapa ‘matahari’ di Mabes Polri terkait kasus kematian Brigadir Joshua.

‘Matahari’ itu juga disebut tengah saling beradu kekuatan demi kepentingan masing-masing.

Johnson juga menyinggung soal Satgas Merah Putih yang dibentuk mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian pada 2017 lalu.

Ketua Satgas Merah Putih itu tidak lain adalah Ferdy Sambo, Kadiv Propam yang dinonaktifkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Berita selengkapnya: Brigadir Joshua Seperti Beri Isyarat Orang Yang Akan Membunuhnya, ‘Squad Lama yang Pada Kurang Ajar’

 

4. Pengakuan Tim Dokter Forensik

Usai selama lebih kurang lima jam lamanya melakukan otopsi ulang jenazah Brigadir Joshua, tim dokter forensik akhirnya menyampaikan hasil sementara kepada wartawan.

Dalam pernyataannya, tim dokter forensik mengalami sejumlah kendala. Salah satunya terkait kondisi jenazah.

Sayangnya, pemeriksaan lengkap hasil otopsi Brigadir Joshua tak bisa didapat dalam waktu singkat.

Dibutuhkan waktu setidaknya bisa sampai dua bulan lamanya.

Berita selengkapnya: Informasi dari Tim Forensik Usai Otopsi Ulang Jenazah Brigadir Joshua, Penting !

5. Diingatkan Kapolri

Sementara, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat terus mengawal proses investigasi kamatian Brigadir Joshua.

Termasuk hasil otopsi ulang jenazah Brigadir Joshua yang telah dilakukan oleh Tim Dokter Forensik Independen.

Partisipasi pengawasan masyarakat itu tujuannya tak lain agar hasil pengusutan penyebab kematian Brigadir Joshua itu transparan.

Sigit memerintahkan, hasil otopsi ulang Jenazah Brigadir Joshua itu harus disampaikan kepada publik secara terbuka.

Berita selengkapnya: Kapolri Singgung Hasil Otopsi Ulang Brigadir Joshua, Minta Masyarakat Kawal Proses Investigasi, Sinyal Apakah Ini?

Itulah 5 fakta otopsi ulang jenazah Brigadir Joshua. (ruh/pojoksatu)