7 Ajudan Termasuk Bharada E Sudah Diperiksa, Tapi Komnas HAM Belum Juga Periksa Irjen Ferdy Sambo dan Istri, Takut ?

Brigadir Josua, Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Chandrawathi
Brigadir Josua, Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Chandrawathi. (Dok Disway)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Komnas HAM hingga saat ini belum bisa menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Begitu juga dengan istri Ferdy Sambo Putri Candrawati Komnas HAM belum bisa melakukan pemeriksaan.

Itu terkait tewasnya Brigadir Joshua alias Nopryansyah Yosua Hutabarat yang baku tembak dengan Bharada E di rumahnya.

Ketua Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, belum bisa memanggil Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawati.


Pasalnya, proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Komnas HAM bertahap.

“Belum, karena kalau mengikuti langkah-langkahnya Komnas HAM, bertahap,” kata Anam kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (27/7/2022).

BACA : Otopsi Ulang Masih Berjalan, Bibi Brigadir Joshua Ungkap Kondisi Peti, Kok Basah dan Berair

Anam pun memastikan semua pihak yang terlibat dalam kasus penembakan Brigadir Joshua akan dipanggil ke Komnas HAM.

Itu juga termasuk Ferdy Sambo dan istrinya Candrawati akan dipanggil oleh Komnas HAM.

Komnas HAM juga akan mengumumkan kepada publik pemeriksaan apa yang dilakukan setiap harinya.

“Bagi Komnas HAM siapa pun yang dipanggil pasti akan diumumkan, kan prosesnya begitu terus enggak hanya kasus ini,” tutur Anam.

Untuk diketahui, Komnas HAM telah memeriksa tujuh ajudan Ferdy Sambo termasuk Bharada E aktor utama dalam baku tembak itu.

BACA : Ngeri, Ini Foto Video Call Terkahir dengan Pacar, Brigadir Joshua Menangis dan Pamit Pergi Selamanya

Komnas HAM menyampaikan hasil investigasinya terkait tewasnya Brigadir Joshua alias Nopryansyah Yosua Hutabarat.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebutkan bahwa Brigadir Joshua ditembak dari jarak dekat.

“Kalau dari karakter luka, jaraknya memang tidak terlalu jauh,” ujarnya kepada wartawan di Komnas HAM, Selasa (26/7/2022).

Anam menyebutkan, bahwa kesimpulan jenis luka Brigadir Joshua tersebut juga berdasarkan hasil laporan tim Forensik Polri.

“Kalau ada lebam mayat tipis atau tebal, itu sangat kelihatan, kami ditunjukkan itu oleh tim Forensik Polri,” ucapnya.

Kemudian, lanjut Anam, Komnas juga ditunjukkan titik-titik lubang luka yang ada di tubuh Brigadir Joshua akibat baku tembak itu.

“Kami juga ditunjukkan tanda lubang luka, terus kami ditunjukkan bagaimana mekanisme kerja mereka dalam menyakiti,” ungkapnya. (muf/pojoksatu)