Pesan Pengacara Keluarga Brigadir Joshua, Irjen Ferdy Sambo harus Legowo di-PTDH

 Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Joshua atau Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Usai dicopot dari jabatannya sebagai Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo layak mendapat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Pencopotan Ferdy Sambo sendiri buntut dari baku tembah ajudan di rumahnya.

Desakan PTDH Ferdy Sambo itu salah satunya diutarakan tim pengacara keluarga Brigadir Joshua atau Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak.

Menurut Kamaruddin, Ferdy Sambo memang layak di-PTDH.


Itu jika dalam pendalaman tim gabungan Polri Irjen Ferdy Sambo terbukti melakukan tindak pidana dalam kasus dugaan baku tembak tersebut.

BACA: Konon Ferdy Sambo dan Istrinya Sudah Diperiksa Penyidik, Mabes Polri Menjamin

“Jika terbukti (melakukan tindak pidana), wajarlah (PTDH),” kata Kamaruddi saat dihubungi PojokSatu.id, Rabu (20/7/2022).

Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi mencopot Irjen Pol Irjen Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri pada Senin (18/7/2022) malam.

“Kita putuskan untuk Irjen Pol Ferdy Sambo untuk sementara dinonaktifkan sebagai Kadiv Propam Polri,” ujar Sigit.

Sigit menerangkan, pencopotan jabatan Irjen Sambo ini merupakan keputusannya sendiri sebagai komandan tertinggi institusi Polri.

Bukan, rekomendasi dari timsus yang ia bentuk untuk pengungkapan tuntas baku tembak ajudan Ferdy Sambo.

BACA: Mabes Polri Gelar Perkara Kematian Brigadir Joshua, Ada Pertanyaan Mengganjal

Sigit juga menerangkan, pencopotan sementara Ferdy Sambo selaku Kadiv Propam untuk menjawab respons publik terkait kasus tersebut.

Sebab, kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir Joshua tersebut sudah memunculkan spekulasi-spekulasi yang bakal berdampak pada objektifitas proses pengungkapan maupun penyidikan. (fir/pojoksatu)