Irjen Ferdy Sambo Didesak Dinonaktifkan, Ketua Tim Khusus Malah Bilang Begini di Kantor Komnas HAM

Sosok Bharada RE atau E yang terlibat baku tembak dengan Brigadir Nopryansah Josua Hutabarat atau Brigadir J(ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Ketua Tim Khusus Baku Tembak di rumah Kadiv Propam, Komjen Gatot Eddy Pramono, memberikan jawaban atas desakan publik agar Irjen Ferdy Sambo dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kadiv Propam.

Komjen Gatot Eddy Pramono yang juga menjabat Wakapolri ini menegaskan bahwa proses tersebut masih tengah ditangani dan dia meminta agar semua pihak untuk menunggu.

“Kita semua dalam proses, jadi saya minta teman-teman menunggu saja,” tegasnya di kantor Komnas HAM, Jumat (15/7/2022).

Ia menerangkan bahwa tim gabungan Mabes Polri saat ini masih memeriksa keterangan dari sejumlah saksi.


“Yang dilakukan oleh penyidik untuk mengambil keterangan-keterangan saksi-saksi yang ada,” ujar Komjen Gatot.

Sebelumnya, Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto menyampaikan adanya desakan publik agar Kadiv Propam Iren Ferdy Sambo dinonaktifkan sementara.

Baca Juga :

Penasaran Sosok Bharada E, Netizen Serbu Akun Instagram Ini, Dikomentar Sampai 752 Orang

Sementara itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, tim khusus tersebut akan dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Kemudian dibantu Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto dan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri dan Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Wahyu Widada juga turut dilibatkan dalam tim itu.

Sedangkan dari unsur Divisi Propam Polri, Listyo mengikutsertakan Biro Provos dan Paminal.

Lebih lanjut, ia mengklaim polisi juga akan menggandeng Komnas HAM dan Kompolnas untuk ikut mengusut kasus itu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga memastikan proses penanganan perkara itu akan dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel. (ral/pojoksatu)