Info Terbaru Seleksi PPPK 2022 dari Kemenpan, Pemda Wajib Tahu

PPPK Guru Kabupaten Dairi terima SK
PPPK Guru Kabupaten Dairi terima SK

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memastikan peserta yang lulus passing grade (PG) seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 untuk mendapatkan formasi PPPK 2022.

Jumlah peserta lulus PG 2021 yang dipastikan mendapat prioritas dalam seleksi PPPK 2022 sebanyak 193.954 orang.

Asisten Deputi Perencanaan Jabatan Perencanaan dan Pengadaan Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Aba Subagja mengatakan PermenPAN-RB Nomor 20 Tahun 2022 sudah memberikan perlindungan terhadap guru lulus PG PPPK 2021.

“Guru lulus PG 2021 telah terbukti memiliki kompetensi sebagai guru sehingga layak diakomodasi dalam PPPK 2022,” kata Aba dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, dan Sulawesi Utara, di Surabaya, pada 12 – 15 Juli 2022.


Aba menyebutkan ada perbedaan dari PermenPAN-RB Nomor 28 Tahun 2021 dengan PermenPAN-RB Nomor 20 tahun 2022.

BACA : Lengkap, Daftar Formasi PPPK 2022 Kabupaten Dan Kota Seluruh Indonesia

Dia menyebutkan ada perbedaan dari PermenPAN-RB Nomor 28 Tahun 2021 dengan PermenPAN-RB Nomor 20 tahun 2022.

Ini suatu terobosan yang dilakukan untuk mengakomodasi peserta yang sudah lulus PG PPPK 2021, tetapi formasi belum ada.

Padahal, secara kompetensi terpenuhi dan mempunyai rekam jejak baik Aba juga mengajak seluruh pemerintah daerah mengusulkan kuota formasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Saat ini, pemerintah memfokuskan penerimaan aparatur sipil negara (ASN) PPPK pada bidang pendidikan.

Jika para guru honorer tidak diangkat menjadi ASN PPPK, maka akan mengganggu pelayanan dasar pada bidang pendidikan. Dampaknya adalah pada kualitas pendidikan nasional.

BACA : Seleksi PPPK Guru 2022, Maaf yang Baru Lulus Kuliah Tak Ada Harapan

Ia menyayangkan minimnya formasi PPPK 2022 yang diusulkan pemerintah daerah. Padahal, pemerintah pusat telah menetapkan formasi yang cukup banyak untuk mengakomodir tenaga honorer menjadi PPPK.

“Kami sudah menyiapkan dari sisi kebijakan, tetapi pemerintah daerah minim terhadap formasi yang diusulkan. Jadi, tidak perlu khawatir karena ini permintaan pemerintah pusat,” kata Aba.

Rangkaian rapat koordinasi terhadap seluruh pemerintah daerah di Indonesia sebelumnya juga sudah dilakukan di Region Semarang pada 18 – 21 Juni 2022. Lalu dilanjutkan di Region Jakarta 1 dan Region Jakarta 2 yang masing-masing diselenggarakan pada 23 – 26 Juni 2022 serta 28 Juni-1 Juli 2022.

Kegiatan yang membahas seleksi dan pendaftaran PPPK 2022 itu juga diadakan di Region Makassar pada 3 – 6 Juli 2022.

Koordinasi dan sinkronisasi seleksi PPPK 2022 tersebut dihadiri oleh perwakilan dari KemenPAN-RB, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). (esy/jpnn)