Polri Naikkan Kasus Penyelewangan Dana ACT ke Penyidikan, Dua Alat Bukti Jadi Petunjuk, Ahyudin dan Ibnu Khajar Siap-siap Deh

Aksi Cepat Tanggap (ACT_

POJOKSATU.id, JAKARTA- Bareskrim Polri telah rampung melalukan gelar perkara kasus penyelewengan dana umat yang dilakukan oleh lembaga kemanusian Aksi Cepat Tanggap atau ACT.

Hasil gelar perkara, penyidki menemukan dua alat bukti yang mengarah adanya tindak pidana penyelewengan dana.

“Penyidik telah melakukan gelar perkara pada Senin kemarin. Hasil gelar perkara. Minimal 2 alat bukt sudah terpenuhi. Sehingga kasuss tersebut dinaikkan dari tahap penyelidikan menjadi tahap penyidikan,” kata Karo Penmas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).

Menurut Ramadhan, tindak pidana yang ditemukan dalam kasus kantomg bocor dana umat itu yakni, ditemukannya pengalihan kekayaan secara langsung maupun tidak langsung.


Kemudian, kata Ramadhan, penyidik juga menemukan adanya tindak pidan penggelapan dana umat yang dilakukan oleh dia petinggi ACT, Ahyudin dan Ibnu Khajar.

“Kasus itu terkait dugaan tindak pidana. Satu melakukan pengalihan kekayaan secara langsung maupun tidak langsung. Kemudian yang kedua adalah penggelapan,” ujarnya.

BACA : Mantan dan Presiden ACT Sudah 3 Kali Diperiksa Polisi Hingga Tengah Malam, Sampai Bilang Demi Allah Rela Dikorbankan

Tak hanya itu, jendral bintang satu ini menuturkan tim di lapangan juga telah membentuk tim khusus yang telah melibatkan 5 Direktorat Bareskrim Polri.

Pembentukan tim khusus, kata dia, guna untuk menuntaskan perkara pidana yang terjadi di ACT.

“Penyidik juga telah membentuk tim khusus yang melibatkan 5 Subdit. Ini kasusnya biar terang benderang,” ujarnya. (fir/pojoksatu)