Digarap Bareskrim 12 Jam, Eks Presiden ACT Bela Diri, Belum Ada Pelaporan Boeing Program Ini Bermasalah

Mantan Presiden ACT Ahyudin dan kuasa hukumnya, Teuku Pupun Zulkifli. Foto JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA— Eks Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin digarap Bareskrim lebih 12 jam. Ahyudin bela diri belum ada pelaporan Boeing soal dana korban kecelakaan pesawat Lion JT-610.

Mantan Presiden ACT Ahyudin memastikan hingga saat ini belum komplain atau protes dari pihak Boeing terkait pendistribusian dana untuk korban kecelakaan pesawat Lion JT-610.

Pembelaan diri ini disampaikan eks Presiden ACT Ahyudin usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri selama 12 jam sejak Senin pagi (11/7).

“Belum ada pelaporan dari Boeing bahwa program ini bermasalah, nggak ada,” kata Ahyudin.


Eks Presiden ACT Ahyudin sendiri mengaku menjalani proses pemeriksaan di Bareskrim Polri dengan lancar. Ia juga memastikan akan mengikuti alur penyidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Ia mengaku ditanya oleh penyidik terkait dengan dana dari Boeing secara komprehensif.

Baca Juga :

Wartawan di Bareskrim pun Kena Tipu Mantan Presiden ACT Ahyudin

Polisi sedang mengusut kasus dugaan penyelewengan dana bantuan dari Boeing oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Mantan Presiden ACT Ahyudin mengaku tidak ada masalah dengan penyaluran dana bantuan terhadap korban Lion Air JT-610 tersebut.

“Nggak ada juga Boeing komplain kan, nggak ada lah. Belum ada pelaporan dari Boeing bahwa program ini bermasalah, nggak ada,” katanya kepada wartawan usai diperiksa Bareskrim Polri, Senin (11/7/2022).

Meski demikian, Ahyudin menanggapi dan mengikuti proses tersebut.

“Ya, saya kira tanggapannya baik aja, toh juga mengikuti aja,” kata Ahyudin.

Polisi tengah menaikkan status dugaan penyalahgunaan dana umat ACT dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Meski demikian, tersangka dalam perkara tersebut belum dibuka ke publik. (ral/rmol/pojoksatu)