Terungkap Cerita Tersembunyi Mas Bechi, Meruwetkan Keadaan

Moch Subchi At Tsani alias Mas Bechi, tersangka pencabulan santriwati Ponpes Shiddiqiyyah, digelandang petugas untuk dijebloskan ke Rutan Kelas I Medaeng Surabaya. Foto: JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Cerita tersembunyi Mas Bechi (42) atau Moch Subchi At Tsani tersangka kasus pencabulan santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, terus berkembang.

Salah satunya diungkap dalam tulisan Dahlan Iskan berjudul ‘Mas Bechi’ yang ditayangkan di Disway.id dan PojokSatu.id, pada Minggu (10/7/2022).

Saat polisi mengepung Ponpes Shiddiqiyyah, Dahlan Iskan tengah berada di luar Jawa.

“Saya mendengar heboh-heboh itu: Pondok Shiddiqiyyah dikepung polisi. Ratusan. Ada yang menyebut ribuan, mungkin salah, tapi saking banyaknya,” tulis Dahlan Iskan.


Ternyata, pengepungan polisi itu dilakukan untuk menangkap Mas Bechi yang jadi tersangka kasus pencabulan santriwati.

Dahlan Iskan lantas mengungkap cerita tersembunyi di balik sosok Mas Bechi. Di antaranya adalah jumlah korban.

BACA: Fakta Terbaru Mas Bechi Ini Bikin Merinding, Pak Amiruddin Blak-blakan

“Ada yang menyebut korbannya lima wanita. Ada yang bilang lebih,” ujarnya di tulisan itu.

“Ada pula yang bilang mereka melakukan hubungan seks didasari agama, hanya saja tanpa administrasi dan saksi,” sambungnya.

Mantan Menteri BUMN itu lantas sedikit mengulik profil Mas Bechi.

“Mas Bechi, anak tunggal kiai utama di situ: KH Moch. Muchtar Mu’thi. Mas Bechi anak dari istri yang bernama Sofiah. Masih ada satu istri lagi dengan anak 4 orang,” bebernya.

Akan tetapi, Dahlan Iskan mengaku cukup kesulitan membedakan antara istri muda dan istri tua pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah itu.

“Mana yang istri muda dan mana yang tua sulit dilihat: usia mereka 11-12,” paparnya.

BACA: Eh…Mas Bechi Punya ‘Kembaran’ di Banyuwangi, Namanya Fauzan, Korbannya 5 Santriwati dan 1 Santriwan

Dari kabar yang beredar, Sofia adalah istri pertama sang kiai utama.

Tapi ada cerita lain yang mengungkap tentang sosok yang disebut sebagai istri keduanya.

“Secara hukum negara, Sofiah adalah istri pertama. Tapi konon istri satunya lagi lebih dulu dikawini secara agama,” ungkap dia.

Secara fisik, lanjut Dahlan Iskan, umur kedua istri KH Moch. Muchtar Mu’thi itu sulit untuk dibedakan.

“Karena itu, kalau hanya dilihat dari foto dua wanita itu, umur mereka seperti sebaya: sama-sama sudah tua,” kata Dahlan.

BACA: Kata Novel PA 212, Mas Bechi tak Layak Dikebiri, Yakin Tidak akan Jera

Namun, kondisi inilah yang disebutnya menjadi sebuah keruwetan.

“Rupanya hubungan antar anak dan antar istri inilah yang ikut meruwetkan keadaan,” tulis Dahlan Iskan. (ruh/pojoksatu)