Makin Merembet, Operasional ACT Bekasi Raya Bakal Disetop

Kantor ACT Bekasi Raya di Ruko Bekasi Town Square, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Foto: Adika Fadil

POJOKSATU.id, BEKASI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum mendesak agar kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Jawa Barat berhenti beroperasi.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Walikota Bekasi, Tri Adhianto menyatakan akan segera hentikan operasional ACT di wilayah Kota Bekasi.

“Kalau kita kan itu bentuknya perintah, pasti akan kita lakukan,” Kata Tri, Senin (11/7/2022).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tinggal menunggu surat instruksi resmi dari Pemprov Jawa Barat.


Tri menjelaskan, nantinya seluruh kegiatan operasional ACT yang ada di Bekasi akan diminta untuk berhenti.

BACA: Ini Deretan Petinggi ACT yang Dipanggil ke Bareskrim Hari Ini, Bakal Ada yang Tersangka ?

“Begitu ada instruksi, ada secara resmi, ya, kita akan lakukan,” tegas Tri.

Sebelumnya, Plh Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memerintahkan seluruh kepala daerah di Jawa Barat segera hentikan operasional ACT di wilayah masing-masing.

“Untuk ketenteraman kita, kantor ACT di wilayah Jawa Barat untuk menghentikan operasionalnya,” kata Uu Ruzhanul Ulum, Rabu (6/7/2022).

Uu tak ingin masyarakat makin bingung ditengah gencarnya pemberitaan terkait dugaan penyelewengan dana umat ACT.

“Jangan sampai masyarakat makin bingung, di satu sisi ada pemberitaan seperti itu, tetapi kantor masih tetap buka,” kata Uu.

BACA: Dugaan Penyelewengan Bantuan Korban Kecelakaan Lion Air, Kubu Ahyudin Malah Nantang Bareskrim

Selain itu, Uu juga memerintahkan seluruh kepala daerah di Jawa Barat untuk mengecek seluruh izin ACT di wilayah Jawa Barat.

“Kepada kepala daerah yang di wilayahnya ada kantor ACT, untuk segera mengecek izin lokasi, izin operasional, atau izin-izin yang lain terhadap legalitas kantor ACT,” tegas Uu.

Jika izin ACT tidak secepatnya dicek, dikhawatirkan akan memiliki dampak merugikan ke masyarakat yang lebih besar lagi.

BACA: Presiden ACT Ibnu Hajar dan Ahyudin Digarap Bareskrim Sampai Tengah Malam, Ini Isi Pemeriksaan Sementara

Terkait hentkan operasinal ACT, Uu juga mengimbau masyarakat di Jawa Barat untuk sementara tidak menyalurkan donasi atau sumbangan melalui ACT.

“Saya minta kepada masyarakat, untuk saat ini tidak menyumbang terlebih dahulu lewat ACT di wilayah Jawa Barat, selama sedang ada penyelidikan dan penyidikan oleh aparat penegak hukum,” imbaunya. (dil/pojoksatu)