Banyak Ruangan Kosong Tersembunyi di Ponpes Shiddiqiyyah Ploso, Ini Kata Polda Jatim

Moch Subchi At Tsani alias Mas Bechi (42) anak Kiai Jombang pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah KH Mukhtar Mukti

POJOKSATU.id, JOMBANG – Ponpes Shiddiqiyyah Ploso Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ternyata banyak ruang kosong yang tersembunyi. Ruangan itu ditemukan Polda Jatim saat mencari MSAT alias Mas Bechi (42).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengatakan banyaknya ruangan kosong di kompleks itu diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan polisi kesulitan menemukan anak pengasuh dan tokoh pondok Pesantren Shiddiqiyah yang sudah ditetapkan tersangka pencabulan itu.

Apalagi, keluarga MSAT alias Mas Bechi saat itu juga enggan untuk menyerahkan tersangka sehingga petugas terus melakukan pencarian.

“Kami menemukan banyak sekali ruangan di sana yang kosong, yang tersembunyi banyak,” kata Kombes Dirmanto di Jombang, Kamis (6/7).


Kombes Dirmanto juga minta keluarga membantu polisi terkait dengan masalah ini.

Polisi pun sudah berupaya untuk humanis dalam penegakan hukum tersebut. Polisi baru bisa mengamankan Mas Bechi setelah menyerahkan diri ke kepolisian pada Kamis (6/7) sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga :

Pelaku Penyiram Kasat Reskrim dengan Kopi Panas dan Penabrak Barikade Anggota Jadi Tersangka, Polisi : Totalnya Ada 5 Simpatisan Mas Bechi yang Diamankan

Anak dari kiai pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang itu menyerahkan diri setelah dikepung polisi 15 jam.

Setelah diamankan, Mas Bechi langsung diserahkan ke Kejati Jawa Timur. Dia ditahan di Rutan Klas 1 Surabaya di daerah Medaeng untuk selanjutnya diadili di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kasus yang diduga menjerat Mas Bechi terjadi pada 2017 dengan tersangka melakukan perbuatan asusila pada lima santriwati di kawasan pesantren di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.(ral/int/pojoksatu)