Presiden ACT Ibnu Hajar dan Ahyudin Digarap Bareskrim Sampai Tengah Malam, Ini Isi Pemeriksaan Sementara

Eks Presiden ACT Ahyudin diperiksa Bareskrim sampai tengah malam (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Bareskrim Polri telah selesai memeriksa Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar dan eks Presiden ACT Ahyudin lebih 12 jam atau sampai tengah malam. Ini hasil sementara pemeriksaannya.

Eks Presiden ACT Ahyudin mengaku dicecar penyidik Bareskirm lebih dari 22 pertanyaan.

“Kalau nggak salah hari ini ada 22 pertanyaan,” kata eks Presiden ACT ini saat keluar gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

“InsyaAllah kami lanjutkan hari Senin yang akan datang. Saya kira belum ada tambahan penjelasan,” katanya lagi.


Ahyudin diperiksa sejak pukul 10.30 WIB, Jumat pagi dan selesai pada sekitar pukul 22.30 WIB Jumat tengah malam.

Eks Presiden ACT ini mengaku diperiksa terkait legalitas yayasan ACT. Selain itu, dia juga diperiksa soal tugas dan tanggung jawabnya.

Baca Juga :

Terkait Aliran Dana Umat, Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap Penuhi Panggilan Bareskrim, Katanya Sih Cuma Klarifikasi Saja

“Jadi sejak dari pagi hingga malam ini pertanyaan masih seputar legal yayasan, tugas, tanggung jawab seperti itu sih dan belum selesai,” katanya.

Eks Presiden ACT Ahyudin mengaku belum menjelaskan soal aliran dana ACT ke penyidik Bareskrim Polri.

“Belum belum sampai ke situ, (aliran dana) belum dibahas,” kata Ahyudin

Sementara, Presiden ACT Ibnu Khajar yang juga diperiksa hari ini, hingga pukul 23.50 WIB, tak kunjung terlihat oleh media.

Lebih lanjut, Ahyudin mengaku sempat bertemu Ibnu saat shalat. Namun, dirinya tak sempat menegur Ibnu.

“Sempet ketemu (Ibnu) tapi tidak sempat bertegur sapa ya. Sempat menyapa ketemunya sedang shalat. Sedang shalat, begitu beliau selesai shalat, saya shalat,” ujarnya.

Sementara itu, Bareskrim Polri menyebut Presiden ACT Ibnu Khajar telah selesai diperiksa sekitar pukul 22.03 WIB, Jumat malam (8/7).

“Ibnu Khajar sudah turun,” kata Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Kombes Andri Sudarmaji saat dikonfirmasi pada pukul 22.00 WIB soal pemeriksaan presiden ACT dan eks presiden ACT ini. (ral/int/pojoksatu)