Pemkab Bogor Ajukan Formasi PPPK Guru 2022 Lumayan Banyak

Ilustrasi tes PPPK. Pemkab Bogor ajukan formasi PPPK 2022 lumayan banyak.
Ilustrasi tes PPPK. Pemkab Bogor ajukan formasi PPPK 2022 lumayan banyak.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bogor memanfaatkan pendaftaran PPPK 2022 sebagai momentum untuk mengubah nasib tenaga honorer yang sudah lama mengabdi.

Peluang guru honorer untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pun semakin besar.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengajukan formasi PPPK guru 2022 lumayan banyak. Terlebih lagi, formasi PPP itu dikhususkan bagi guru honorer.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor Nia Kusmardini menyebut banyaknya formasi PPPK yang diusulkan memberikan peluang besar bagi honorer untuk jadi PPPK.


“Baru guru yang sudah dipastikan 1.520 formasi,” ujar Nia di Cibinong, Jumat (8/7).

BACA : Syarat Pendaftaran PPPK Guru 2022, Pelamar Umum Harus Persiapkan Dokumen Ini

Sementara, untuk formasi keseluruhan, termasuk nonguru belum diputuskan.

Nia menjelaskan sebelumnya Pemkab Bogor hanya menetapkan 721 formasi PPPK guru 2022. Namun, muncul desakan dari para guru honorer agar jumlahnya diperbanyak.

Demi penambahan formasi itu, sejumlah guru honorer bahkan sempat mengadu ke Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor pada hari Rabu (6/7) lalu.

Sebab, ada 3.033 guru honorer di daerah itu yang tidak kunjung diangkat menjadi PPPK meski sudah lulus tes (memenuhi passing grade) pada 2021.

BACA : Jelang Pendaftaran PPPK 2022 Dibuka, Pelamar Wajib Siapkan 7 Dokumen Ini

Menurut Nia, guru honorer yang telah lulus tes 2021 bisa mengikuti kembali seleksi PPPK 2022 tanpa harus melalui tes.

“Sebanyak 3.033 guru yang sudah lulus ini menjadi prioritas untuk mengisi formasi PPPK, terlebih guru K2 (kategori dua),” beber Nia.

Sejauh ini Pemkab Bogor sudah dua kali mengangkat pegawai honorer menjadi PPPK.

Pada 2019 ada 2.439 orang dan 2021 sebanyak 1.423 orang. Pengangkatan PPPK tersebut menjadi beban tersendiri bagi Pemkab Bogor karena pembayaran gajinya melalui anggaran daerah. Tahun ini Pemkab Bogor  mengalokasikan Rp 96 miliar untuk anggaran gaji PPPK.

BACA : Link Pendaftaran PPPK 2022 dan Tahapan Seleksi Tahap 3 Guru

Nia menyebut anggaran itu meningkat dari 2021 yang hanya Rp 57 miliar. Gaji PPPK diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK.

Perpres tersebut mengatur gaji PPPK setara dengan PNS dengan penggolongan I hingga XVII. Besaran gaji PPPK paling rendah sebesar Rp 1,7 juta—Rp 2,7 juta, dan paling tinggi Rp 4,1 juta—Rp 6,8 juta. (cek/one/pojoksatu)