Hadiri HUT ke-76 Bhayangkara, LDII Perkuat Pesan Presiden Soal Ancaman Ini

Ketua DPP LDII, Singgih Tri Sulistiyono

POJOKSATU.id, JAKARTA- Ketua DPP LDII, Singgih Tri Sulistiyono yang mewakili DPP LDII turut menghadiri acara ikut menghadiri acara HUT Bhayangkara ke-76 di Semarang pada Selasa 5 Juli 2022.

Dalam kesempatan itu, Singgih menyoroti pidato Presiden Jokowi yang menyinggung tugas berat Kepolisian pada masa mendatang.

Singgih yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro juga mengapresiasi tema HUT Bhayangkara yakni “Untuk Kepolisian yang Presisi”.

Tema tersebut sangatlah selaras dengan visi misi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang menginginkan zero error dalam rangka berdakwah di dalam bingkai NKRI.


“Temanya sangatlah selaras dengan visi misi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII),” kata Singgih dalam keterangannya, Rabu (6/7/2022).

Menurut Singgih, tantangan yang disampaikan Presiden Jokowi perihal perubahan teknologi, ancaman krisis pangan dan energi juga dialami langsung oleh masyarakat.

BACA : Minyak Goreng Langka, LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah Hentikan Dulu Ekspor

Untuk itu, DPP LDII meminta masyarakat terutama warganya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam rangka meringankan beban pemerintah.

“Krisis pangan bisa disikapi dengan ketahanan pangan rumah tangga, dan krisis energi diupayakan dengan memanfaatkan energi baru terbarukan,” ujar Singgih.

Tak hanya itu, Singgih juga mendorong agar kelas menengah tidak memanfaatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Hal itu agar Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tidak jebol.

“LDII bersama dengan elemen masyarakat yang lain saling bahu membahu dalam rangka tetap mempertahankan bingkai NKRI sesuai dengan cita-cita founding father,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam acara HUT Bhayangkara ke-76 pada Selasa 5 Juli 2022.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengingatkan tugas berat Kepolisian pada masa mendatang.

“Kewenangan Polri sangat besar, dan organisasinya menembus sampai tingkat desa. Di manapun anda bertugas langsung dinilai diawasi oleh rakyat. Apakah sesuai dengan harapan rakyat. Survei Kompas, 58 persen responden menilai tindakan Polri sudah sesuai dengan visi Presisi, namun 28,6 persen menyatakan belum sesuai,” ujar Presiden Jokowi

BACA : Hari Pers Nasional, DPP LDII Ingatkan Tugas Berat Media Soal Ini

Ia juga mengingatkan tugas Kepolisian dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada era pandemi Covid-19 yang belum usai, pemindahan ibu kota, hingga pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20.

“Tugas berat kita masih banyak, pandemi Covid-19 masih perlu penanganan yang  serius. Kedua, kita waspada dengan ketidakpastian global, krisis eneri, pangan, dan keuangan,” ujar Jokowi. (fir/pojoksatu)