Tak Masuk Formasi PPPK 2022, Tenaga Honorer Tendik Wadul Dewan

Tenaga honorer tendik wadul DPRD Pati lantaran tak masuk dalam formasi PPPK 2022
Tenaga honorer tendik wadul DPRD Pati lantaran tak masuk dalam formasi PPPK 2022. (Andre Fadhil Falah/Radar Kudus)

POJOKSATU.id, PATI – Tenaga honorer tendik (tenaga kependidikan) tidak masuk dalam formasi PPPK 2022.

Hal itu membuat para tenaga honorer tendik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah kecewa.

Tenaga honorer tendik Pati tak tinggal diam. Mereka wadul atau mengadukan hal itu ke DPRD Pati.

Para honorer kategori 2 (K2) itu menanyakan bagaimana nasib mereka jika terjadi penghapusan tenaga honorer pada November 2023.


Audiensi pun digelar di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pati.

Hadir dalam acara itu beberapa anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Kabid Formasi dan Jabatan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati Aziz Muslim dan Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidik (GTK) Disdikbud Pati, Ponco Sugiharto.

BACA : Formasi PPPK 2022 Bikin Tenaga Honorer Tendik Merasa Tak Punya Harapan Lagi

Ketua Forum Komunukasi Tenaga Honorer (FKTH) K2 Tenaga Pendidikan Kabupaten Pati Setiawan Dwi Nugroho mengatakan, pihaknya meminta kejelasan nasib para tenaga honorer. Apalagi pada November 2023 mendatang ada wacana penghapusan tenaga honorer.

“Teman-teman tenaga pendidikan K2 meminta kejelasan terkait surat Menpan. Surat itu terkait menghapusan tenaga honorer pada November tahun 2023 nanti. Bagaimana nasib kami,” terangnya.

Selama ini tenaga honorer tendik K2 belum terakomodasi dalam formasi PPPK maupun CPNS. Padahal, ada yang sudah mengabdi berpuluh-puluh tahun.

BACA : Jumlah Pegawai Honorer di Daerah Ini Lebih Banyak dari PNS, Bakal Oleng Jika Dihapus 2023

Karena itu, pihaknya minta agar tenaga pendidikan K2 yang mayoritas menduduki administrasi SMPN ini dimasukkan formasi CPNS atau formasi PPPK 2022.

“Selama ini kami bingung dengan nasib para tenaga honorer ini. Sampai detik ini kami masih mengabdi. Bahkan ada yang sudah 33 tahun. Kami kebanyakan tata usaha. Ada 60-an orang atau 70-an orang. Tenaga honorer ini tersebar di SMPN di Kabupaten Pati,” tukasnya.

Sementara itu, Kabid Formasi dan Jabatan BKPP Pati Aziz Muslim mengatakan, pihaknya tengah mengurus nasib tenaga honorer ini.

BACA : Tenaga Honorer Dibuatkan Perusahaan Outsourcing, Tugasnya Antar Surat Seperti Tukang Pos

Aziz juga mengaku sudah memberikan surat kepada Presiden Joko Widodo agar tenaga honorer tendik K2 dimasukkan dalam formasi PPPK 2022.

“BKPP sudah memberikan surat kepada presiden agar bisa di masukkan PPPK di tahun mendatang. Saat ini untuk Kepres-nya belum ada. Tenaga administrasi belum masuk PPPK,” pungkasnya. (adr/him/radarkudus)