#JanganPercayaACT, Ini Jawaban Petinggi ACT Aksi Cepat Tanggap, kok Saling Lempar ?

ACT

POJOKSATU.id, JAKARTAACT Aksi Cepat Tanggap tengah jadi sorotan setelah laporan investigasi majalah Tempo berjudul ‘Kantong Bocor Dana Umat’.

Dalam laporan majalah Tempo yang terbit pada Sabtu, 2 Juli 2022 itu, diduga ACT melakukan penyelewengan dana sumbangan atau donasi yang dikumpulkan dari masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, diduga dana sumbangan dan donasi itu diselewengkan para petinggi lembaga filontropi itu.

Ditengarai, dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi petinggi ACT Aksi Cepat Tanggap.


Saat dihubungi PojokSatu.id, tak satupun petinggi ACT yang merespon perihal pemberitaan di majalah Tempo tersebut.

Salah satunya Presiden Global Wakaf ACT Imam Akbari dan Ketua Yayasan Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar.

BACA: ACT Milik Siapa ? Sosok Ahyudin Mencuat tapi Disebut Sudah Hengkang sejak Awal 2022

Saat dihubungi berkali-kali, keduanya enggan berkomentar.

Sebaliknya, mereka terkesan saling lempar tangan.

Keduanya kemudian mengarahkan kepada Director of Communications ACT Foundation Andri Wijaya.

Setali tiga uang, Andri Wijaya juga enggan memberikan banyak komentar saat ditanya terkait dugaan penyelewengan dana sumbangan dan donari di tubuh ACT.

BACA: #JanganPercayaACT, Ini Laporan Keuangan ACT Aksi Cepat Tanggap, Laporan Keuangan 2021 Kemana ?

Ia hanya mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun langkah perlawanan terkait pemberitaan yang lagi viral tersebut.

“Kita masih menyusun langkahnya ya (soal pemberitaan penyelewangan),” kata Andri saat dihubungi PojokSatu.id, Senin (4/7/2022).

Kendati demikian, Andri Wijaya tak membeberkan secara detail maksud langkah yang dimaksudnya.

BACA: #JanganPercayaACT, Ini Deretan Identitas Petinggi dan Elite ACT, Ahyudin Presiden ACT selama 13 Tahun

Sebaliknya, Andri Wijaya meminta publik agar bersabar sampai ada pernyataan resmi.

“Tapi info (detailnya) dari kita. Tunggu aja ya,” singkat Andri Wijaya. (fir/pojokasatu)