Mahasiswi Penganiaya Polisi di Jaktim Sudah Ditahan, Begini Nasibnya Sekarang

ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA-  Mahasiswi berinisial HFR (23) yang mengamuk kepada anggota polantas karena tak terima ditegur saat berkendaraan melawan arus di kolong flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur sudah dilakukan penahanan.


Selain menganiaya anggota polisi, Mahasiswi itu juga menabrakkan motornya kepada onggota  bernama Ipda RM.

Selain menabrakkan kendaraannya kepada anggota polisi, HFR juga melawan korban dengan melakukan pemukulan terhadap anggota polisi tersebut sehingga menyebabkan pipi dan bibir anggota polantas terluka.


Tak hanya itu, pelaku juga menjambak dan menggigit tangan anggot polisi yang menyebabkan tangan polantas tersebut berdarah.

Kasat Reskrim Polres Metro Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan penahanan terhadap HFR.

BACA : Mahasiswi Ini Ngamuk Gegara Ogah Ditilang, Muka Polisi Ditampar Sampai Berdarah, Siap-siap Ada Kado Pasal Yah

Dari hasil pemeriksaan, seorang mahasiswi tersebut tak terpengaruh obat-obat terlarang.

“Berdasarkan hasil tes urine, dia negatif alias tidak terpengaruh narkoba,” kata AKBP Ahsanul Muqaffi kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).

AKBP Ahsanul Muqaffi pastikan dari hasil pemeriksaan kejiwaannya yang bersangkutan juga tak mengalami gangguan kejiwaan.

“Dari kartu identitasnya dia seorang mahasiswi. Pelaku juga tidak mengalami gangguan kejiwaan,” ujarnya. (fir/pojoksatu)