Honorer Kira Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia Hoax, Langsung Menangis Ada Hutang Budi Honorer Banyak Diangkat PPPK

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kabar MenPAN-RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/6/2022), sempat dikira berita hoax oleh kalangan honorer.

Pasalnya, memang diketahui bahwa Tjahjo Kumolo tengah sakit dan dirawat di rumah sakit.

Kabar Tjahjo Kumolo meninggal dunia dikira hoax itu diungkap Ketum DPP Forum Honorer Nonkategori Dua Indonesia (FHNK2I) Raden Sutopo Yuwono.

Kepada JPNN, Raden Sutopo Yuwono mengungkap kalangan honorer sempat mengira kabar Tjahjo Kumolo meninggal dunia adalah berita hoax.


Sementara dirinya sendiri mengaku juga sempat tidak percaya dengan kabar duka itu.

“Saya sempat share, tetapi dibilang hoaks,” ujar dia dikutip PojokSatu.id, Jumat (1/7/2022).

BACA: Pengakuan Fadli Zon soal Sosok Tjahjo Kumolo, Tidak Banyak Orang Tahu

Akan tetapi, kemudian muncul berbagai pemberitaan tentang Tjahjo Kumolo menniggal dunia.

“Namun, sekarang semua sudah jelas bahwa Pak Tjahjo Kumolo sudah meninggal,” sambung Sutopo.

Sutopo juga mengaku sempat menangis karena ingat jasa-jasa Tjahjo Kumolo selama menjabat MenPAN-RB.

Berkat kebijakan Tjahjo Kumolo, honorer non-K2 bisa ikut seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bahkan banyak diantara para honorer tersebut yang lulus.

Sutopo sedih karena belum sempat menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Tjahjo Kumolo.

BACA: MenPAN-RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Ini Profil dan Rekam Jejak Politiknya

“Ya Allah, saya sedih sekali karena belum sempat menyampaikan rasa terima kasih langsung kepada Beliau karena honorer non-K2 diakomodasi di seleksi PPPK 2022,” tuturnya.

Sutopo tidak bisa membayangkan jika MenPAN-RB Tjahjo Kumolo saat itu menolak kuota satu juta PPPK guru yang diajukan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim.

Jika saja itu terjadi, dipastikan akan banyak honorer non-K2 yang saat ini masih belum jelas statusnya.

“Saya dan kawan-kawan sudah menjadi PPPK berkat kebijakan beliau,” ungkapnya.

BACA: Puan Maharani Kenang Sosok MenPAN-RB Tjahjo Kumolo yang Tak Banyak Diketahui Orang

Dia berharap pejabat selanjutnya bisa mempertimbangkan dan memperjuangkan usulan FHNK2I untuk pengangkatan satu juta PPPK guru dan tenaga kependidikan (tendik). (jpnn/ruh/pojoksatu)