Guru Honorer 58 Tahun Terima SK P3K, Ini Kata Kadisdik Kabupaten Sukabumi

Kadisdik Kabupaten Sukabumi Mohamad Solihin
Kadisdik Kabupaten Sukabumi Mohamad Solihin

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sukabumi Mohamad Solihin menyebut ada guru honorer 58 tahun terima Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K.

Guru honorer usia 58 tahun itu akan memasuki masa pensiun pada usia 60 tahun, sehingga pengabdiannya tersisa dua tahun lagi.

Solihin menyebut pengangkatan guru honorer menjadi P3K prosesnya terbilang unik. Sebab, tak ada batasan usia untuk diangkat menjadi pekerja berstatus kontrak ini.

“Ada honorer yang telah mencapai usia 58 tahun dan baru diangkat P3K. Artinya pengabdiannya tersisa tinggal 2 tahun lagi,” jelas Solihin.


Menurut Solihin, jumlah tenaga honorer di Kabupaten Sukabumi semakin berkurang setelah diangkat menjadi P3K.

BACA : 1.742 Guru Honorer Kabupaten Sukabumi Jadi P3K, Bupati Ingin Gagasan Luar Biasa

Awalnya, jumlah tenaga honorer Kabupaten Sukabumi sebanyak 7.516 honorer. Mereka terdiri dari tenaga administrasi/tenaga kependidikan SDN sebanyak 742 orang, SD swasta sebanyak 40, SMPN sebanyak 468, dan SMP swasta sebanyak 138.

Sementara guru honorer SDN sebanyak 4.381, guru honorer SD swasta sebanyak 140, guru honorer SMPN sebanyak 1.294, dan guru honorer SMP swasta sebanyak 313.

Pada 2021, sebanyak 1.742 guru honorer lulus menjadi P3K. Namun SK pengangkatan mereka baru diterima pada Juni 2022.

BACA : 3 Skema Penyelesaian Masalah Honorer, Poin 2 Tak Menarik

Pengangkatan P3K secara otomaris mengurangi jumlah guru honorer di Kabupaten Sukabumi.

“Sekarang ada pengurangan 1.742, kemarin tahun 2020 pengurangan 568, berarti sudah posisi 2.000-an, berarti sisanya tinggal 4 ribuan lagi hari ini statusnya masih honor,” tandas Solihin.

Salah satu guru honorer Kabupaten Sukabumi yang diangkat menjadi P3K, yakni Alvin Suciwati.

BACA : Cara Daftar PPPK 2022 Bagi Pelamar Prioritas Dan Pelamar Umum

Guru SDN Pasir Kolotok, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi ini mengaku mendapat keberuntungan diangkat menjadi P3K.

Guru cantik ini mengatakan baru lima tahun menjadi tenaga honorer sebelum diangkat menjadi P3K.

Menurut Alvin, karirnya itu terhitung masih baru ketimbang dua seniornya yang lebih dulu mengabdi namun belum diangkat menjadi ASN P3K.

“Alhamdulillah, kebetulan saya lolos di tahap pertama. Di sekolah saya itu ada tiga honorer, malahan dua rekan saya masa kerjanya lebih lama di atas saya. Tapi saya lolos,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (28/6).

BACA : Formasi PPPK 2022 Ternyata 1 Juta, PPPK Non Guru 184.239

Ia menceritakan, proses pendaftaran menjadi P3K membutuhkan waktu cukup lama. Sementara dari pelaksanaan test hingga penetapan lebih kurang berjalan selama 6 bulan.

“Mudah-mudahan dengan pengangkatan ini, saya dapat menjalankan tugas sebagai guru lebih baik lagi serta menjadi panutan bagi seluruh siswa, serta yang pasti secara personal menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya. (cr2/radarsukabumi)