Usai Izin Dicabut Anies, Holywings Bisa Buka Lagi Pakai Nama Baru ? Ini Jawaban Wagub DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

POJOKSATU.id, JAKARTA – Usai izin usaha Holywings dicabut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ada kemungkinan tempat hiburan malam itu kembali buka dan beroperasi kembali.

Akan tetapi, tidak lagi menggunakan nama Holywings, alias berganti nama.

Sayangnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tak memberikan jawaban tegas jika itu nantinya benar terjadi.

Riza hanya memperingatkan manajemen Holywings agar lebih berhati-hati dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.


“Lebih hati-hati ke depan,” ujar Riza, di Balai Kota DKI, Selasa (28/6/2022).

Politisi Partai Gerindra ini juga mengingatkan agar tidak membuat konten atau hal-hal yang menyinggung soal SARA.

BACA: Promo Miras Bikin Holywings se-Indonesia Babak Belur, 36 Outlet Holywings Tutup Sendiri, Hanya di Dua Kota Ini Tetap Buka

“Konten kreatif inovasi itu baik dan perlu, tetapi tolong dipahami jangan sampai menimbulkan masalah SARA,” sambungnya.

Untuk diketahui, Anies Baswedan mencabut izin usaha Holywings bukan lantaran promo gratis miras untuk pemilik nama Muhammad dan Maria.

Melainkan karena ditemukan sejumlah pelanggaran perizinan terkait penjualan minuman keras (miras) alias alkohol.

Karena itu, Riza mengingatkan tempat-tempat hiburan, restoran maupun kafe, agar melengkapi seluruh izin sebagaimana dalam aturan yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta.

“Mungkin masih banyak yang juga tidak memenuhi syarat,” ungkap Riza.

“Tidak memenuhi sertifikat, barnya tidak memiliki izin jual miras. Kami minta semuanya harus memperhatikan syarat-syarat,” tegasnya.

BACA: Pastikan Seluruh Holywings Surabaya Ditutup, Wali Kota : Promo Miras Bikin Gaduh

Lalu, bagaimana jika di kemudian hari Holywings kembali beroperasi?

“Sejauh persyaratan, izin-izinnya dapat dipenuhi sesuai dengan aturan ketentuan, ya, siapa saja yang punya usaha diperbolehkan,” tandasnya.

Pilih Tutup Sendiri

Sementara, dari total 38 outlet Holywing yang tersebar di seluruh Indonesia, hanya ada dua outlet yang sampai saat ini tetap buka dan beroperasi seperti biasa.

“(Total) Ada 38 outlet. Yang masih beroperasi hanya dua, di Batam dan Manado,” kata General Manager Holywings Indonesia, Yuli Setiawan, kepada wartawan, Selasa (28/6/2022).

Yuli mengakui, promo miras gratis untuk pemilik nama Muhammad dan Maria itu adalah sebuah kesalahan dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Karena itu, manajemen Holywings di berbagai kota pun memutuskan untuk tutup sendiri sampai kondisi memungkinkan.

BACA: Tambah Babak Belur, Holywings di Bandung dan Surabaya Ditutup, Kota Lain Menyusul ?

“Kami memang memutuskan untuk menutup sendiri,” katanya.

“Terlepas dari ada verifikasi pemkot, pemda di kota setempat untuk cek perizinan Holywings, silakan,” ujar Yuli. (ruh/pojoksatu)