‘Niru’ AKP ZA tapi Brigadir IA Pilih Indehoi dengan Selebgram Berinisial F, Digerebek Istri Sendiri yang Polwan

Ilustrasi penggerebekan perselingkuhan

POJOKSATU.id, JAMBI – Satu lagi oknum polisi yang mencoreng institusi Polri berbuat memalukan dengan ‘meniru’ aksi AKP Zainal Abidin, Kasat Lantas Way Kanan.

Kali ini, aksi selingkuh itu dilakukan Brigadir IA, anggota Polresta Jambi.

Oknum polisi itu digerebek istrinya sendiri yang seorang polwan bersama anggota polisi lainnya di sebuah indekos pada Kamis (23/6/2022) lalu.

Bahkan, video penggerebekan Brigadir IA oleh istrinya itu viral di media sosial.


Disebutkan, Brigadir IA digerebek saat tengah selingkuh dengan selebgram berinisial F.

“Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ungkap Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto dikutip PojokSatu.id dari JPNN, Senin (27/6/2022).

BACA: Jenderal Bintang Dua Sendiri yang Ngurus, Nasib Kasat Lantas Way Kanan AKP Zainal Abidin Makin Mengenaskan

Dijelaskan, kasus perselingkuhan Brigadir IA itu bermula dari laporan istrinya sendiri ke Propam.

Laporan itu lantas ditindaklanjuti dengan penggerebekan di kamar indekos sang selebgram.

Penggerebekan Brigadir IA dengan selebgram berinisial F itu disaksikan langsung oleh istrinya.

Mulia memastikan, Brigadir IA akan dijatuhi sanksi berat.

BACA: Sanksi untuk Kasat Lantas Way Kanan AKP ZA Selingkuh dengan Istri Perwira, Dijamin Sulit Tidur

Itu jika oknum polisi tersebut terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan disiplin Polri.

Selain memeriksan Brigadir IA, tim Propam juga memeriksa sang selebgram berinisial F tersebut.

Akan tetapi, baik Brigadir IA dan selebgram berinisial F itu sama-sama tidak ditahan.

“Mereka sudah diperiksa. Tidak ditahan,” ungkap Kasi Humas Polresta Jambi Iptu Azwardi.

Hanya saja, keduanya tidak diperbolehkan keluar dari Kota Jambi.

BACA: Persis AKP Zainal Abidin, di Tulang Bawang Ada Kepala Dinsos Digerebek Sudah Setengah Telanjang dan Ditemukan Kondom

Sebab, keduanya bisa sewaktu-waktu dipanggil lagi oleh tim Propam untuk kepentingan pemeriksaan.

“Tidak bisa pergi jauh-jauh,” tandas Azwardi. (ruh/pojoksatu)