Bulan Agustus Prabowo Akan Deklarasi Capres 2024, Tebak Siapa Pasangannya?

Prabowo Subianto (ist1)

POJOKSATU.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berencana deklarasi sebagai capres 2024. Deklarasi akan dilakukan Agustus nanti bertepatan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerindra.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (29/6/2022).

“Kita rencana begitu paling lambat Rakernas Agustus, kita deklarasi Pak Prabowo capres di Rakernas,” kata Dasco.

Namun, Wakil Ketua DPR RI itu belum bisa memastikan siapa sosok cawapres yang akan mendampingi Probowo di Pilpres 2024 nanti.


“Belum kesitu arahnya,” singkat Dasco.

Baca Juga :

Rekam Jejak Anies Layak Capres Mulai Menteri Hingga Kalahkan Petahana DKI, Tapi Ada Satu Masalah Utamanya

Ia menyebutkan bahwa partai saat ini sedang menyiapkan diri untuk mengikuti Pilpres atau Pileg 2024.

“Partai Gerindra saat ini sedang sibuk konsolidasi internal dalam rangka menentukan capres,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menempati posisi paling tertas dalam survei capres 2024 mendatang.

Prabowo berhasil mengalahkan elektabilitas Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dipaparkan oleh Indonesia Polling Stations.

“Prabowo Subianto sebagai capres paling populer dan diterima publik,” kata
Peneliti Senior IPS Alfin Sugianto, Senin (27/6/2022).

“Hasil survei IPS menunjukkan bahwa tiga kali mengikuti kontestasi pilpres, telah menempatkan,” sambungnya.

Tingginya elektabilitas Prabowo, lanjut Alfin, ditunjang posisinya yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Jabatan itu membuatnya tetap di dikenal publik dan mempertahankan diri sebagai tokoh yang populer dan diterima masyarakat.

“Popularitas Prabowo berada di angka 97.0 persen, sedangkan akseptabilitasnya 75,2 persen,” ungkap Alfin.

Sementara itu, dua nama tokoh pesaing Prabowo, Anies Baswedan dan Gubernur Ganjar Pranowo secara berurutan berada di peringkat tiga dan delapan.

Untuk Anies, elektabilitas 91.8 persen dan akseptabilitas 71.2 persen. Sedangkan Ganjar, elektabilitas 82.6 persen dan akseptabilitas 70.4 persen.

Sebagai informasi, survei tersebut dilakukan pada 13-23 Juni 2022 di 34 Provinsi di Indonesia dengan populasi warga negara Indonesia yang telah memiliki KTP atau 17 tahun.

Jumlah sampel sebesar 1.220 responden, dengan margin eror +/-2.8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Teknik pengambilan sampel dilakukan secara probability dengan teknik acak bertingkat yang pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara tatap muka. (muf/pojoksatu)