Polres Cianjur Sudah Tahu Penanam Ladang Ganja di Lahan Perhutani, Siapa ?

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan

POJOKSATU.id, CIANJUR – Sosok diduga penana, ladang ganja yang ditanam di lahan Perhutani di Kampung Pasir Leneng RT 03 RW 04, Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, sudah diketahui polisi.

Saat ini, Polres Cianjur tengah memburu sosok diduga penanam ladang ganja tersebut.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menyatakan, untuk menghindari kecurigaan, tanaman ganja itu ditanam di sela-sela tanaman lainnya.

Kendati demikian, tanaman haram itu tetap dapat tumbuh subur.


“Kita lihat tanamannya cukup subur dan baik karena tingginya ada yang melebihi satu meter. Karena dapat akses matahari yang cukup,” ujar Doni, Selasa (28/6/2022).

Doni menyebut, pihaknya juga sudah mengindentifikasi sosok penanam ladang ganja dimaksud.

BACA: Ladang Ganja di Lahan Perhutani di Cianjur Diduga Masih Ada yang Lainnya

“Kita sudah mengidentifikasi, yang diduga penanam warga sekitar,” bebernya.

Kendati demikian, Doni enggan membeberkan lebih detil tentang identitas penanam ganja itu.

“Masih dalam penyelidikan, jadi mohon bersabar,” tuturnya.

Diduga, tanaman yang memiliki nama latin cannabis sativa ini memang sengaja ditanam dan dirawat.

Hal itu didukung dengan sejumlah barang bukti yang ditemukan dan diamankan dari lokasi ladang ganja tersebut.

“Kami amankan berbagai macam pestisida dan alat semprot agar tanaman ini tumbuh subur,” ungkap Doni.

BACA: Geger Ladang Ganja di Lahan Perhutani Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Tingginya 1 Meter Lebih

Doni menyatakan, ukuran tanaman ganja tersebut cukup bervariatif. Mulai dari 80 sentimeter sampai satu meter lebih.

“Kalau melihat usianya diperkirakan dua hingga tiga bulan. Untuk panen butuh satu hingga dua bulan lagi,” jelasnya.

Untuk penanam tanaman ganja tersebut, bisa dijerat pidana dengan 15 tahun hukuman penjara.

“Masuknya Undang-Undang 35 pasal 111 dengan ancaman 15 tahun penjara,” tandasnya. (ruh/pojoksatu)