Geger Ladang Ganja di Lahan Perhutani Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Tingginya 1 Meter Lebih

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menunjukkan tanaman ganja yang diamankan dari ladang ganja dari lahan Perhutani perbatasan Cianjur-Sukabumi

POJOSATU.id, CIANJUR – Sebuah ladang ganja ditemukan di Kampung Pasir Leneng RT 03 RW 04, Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Ladang ganja itu ditanam di lahan seluas 10 hektare milik Perhutani.

Untuk menghindari kecurigaan, ladang ganja tersebut ditanam di sela-sela tanaman lain.

Sementara lokasinya terletak sangat jauh dari pemukiman.


Untuk bisa sampai ke lokasi ladang ganja itu, harus berjalan dua jam dari permukiman warga, melewati kawasan hutan.

Diperkirakan, tanaman ganja tersebut berjumlah ratusan batang.

BACA: Polisi Jalan Kaki 5 Jam Naik Gunung, Dua Hektare Ladang Ganja Kembali Ditemukan di Madina

“Lahannya merupakan lahan Perhutani yang digunakan juga oleh masyarakat sekitar,” ungkap Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, Selasa (28/6/2022).

Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Perhutani untuk mencari kemungkinan ladang ganja lainnya.

Doni mengungkap, pengungkapan ini hasil kerjasama Satnarkoba Polres Cianjur dan sejumlah polsek.

Pasalnya, lokasi ladang ganja itu terletak di perbatasan sejmumlah wilayah.

Doni menyatakan, ukuran tanaman ganja tersebut cukup bervariatif. Mulai dari 80 sentimeter sampai satu meter lebih.

“Kalau melihat usianya diperkirakan dua hingga tiga bulan. Untuk panen butuh satu hingga dua bulan lagi,” jelasnya.

BACA: BNN Musnahkan Sembilan Hektare Ladang Ganja di Aceh, Ini Kata Kepala BNN

Disebutkan, tanaman ganja yang ditanam di ladang ganja itu tumbuh subur.

“Kita lihat tanamannya cukup subur dan baik karena tingginya ada yang melebihi satu meter. Karena dapat akses matahari yang cukup,” ujarnya.

Selain ratusan tanaman ganja, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya.

“Kami amankan berbagai macam pestisida dan alat semprot agar tanaman ini tumbuh subur,” beber Doni. (ruh/pojoksatu)