Kronologi Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang KM 92 Berdasarkan Saksi Mata dan Korban

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 pada Minggu (2/6/2022) malam

POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Kronologi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, diungkap saksi mata sekaligus korban.


Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 itu terjadi pada pukul 21.00 WIB, Minggu (26/6/2022) malam.

Dalam video yang beredar, terlihat Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat suasana sesaat setelah kecelakaan beruntun terjadi.


Video itu direkam oleh seorang wanita yang menjadi salah satu penumpang dari kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun.

Di video itu, perempuan tersebut merekam suasana di lokasi kecelakaan.

“Alhamdulillah. Aku, bapakku, suamiku dan adikku selamat. Kita berempat habis nengok anak dari Bandung,” ungkap perempuan itu sembari menangis dan nada bergetar.

Disebutkan bahwa pemicu awal kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 itu adalah bus yang mengalami rem blong.

BACA: Jumlah Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, Ini Penjelasan PJR

Akan tetapi, sopir bus itu diketahui melarikan diri.

“Awalnya, ini, bis ini. Kayaknya remnya blong,” ungkap wanita itu.

“Sekarang bis ini, supirnya kabur,” sambungnya.

Wanita itu menyebutkan kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 itu melibatkan 15 kendaraan.

“Nih, 15 mobil tabrakan beruntun di KM 92. Arah Bandung menuju Jakarta,” ujar perempuan itu sembari menangis.

Sementara, Kepala Induk PJR Tol Cipularang AKP Denny Catur yang dikonfirmasi masih belum bisa menjelaskan kronologi maupun penyebab kecelakaan tersebut.

“Untuk penyebabnya belum kita ketahui,” ujarnya melalui sambungan telepon.

BACA: Video Sesaat Setelah Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Mengerikan !

Pun demikian dengan jumlah korban.

“Belum ditemukan atau laporan korban meninggal dunia. Mudah-mudahan tidak ada,” harapnya.

Namun ia memastikan, semua korban sudah langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sampai saat ini, lanjut Denny, pihaknya masih fokus pada proses evakuasi korban dan kendaraan.

Ia juga memastikan bahwa petugas terkait sudah berada di lokasi kejadian.

Seperti kendaraan derek, kendaraan ambulans, petugas jasa marga dan petugas PJR Tol Cipularang. (adw/ruh/pojoksatu)