Jumlah Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, Ini Penjelasan PJR

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 pada Minggu (2/6/2022) malam

POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Kepala Induk PJR Tol Cipularang AKP Denny Catur membenarkan kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Minggu (26/6/2022) malam.


“Iya betul,” tutur Denny melalui sambungan telepon kepada wartawan, Minggu (26/6/2022) malam.

“Saat ini masih proses evakuasi korban, untuk jelasnya belum ada,” sambungnya.


Kendati demikian, Denny tak mengungkap jumlah korban akibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 itu.

Untuk sementara, Denny menyebut kecelakaan beruntun itu melibatkan setidaknya 17 kendaraan.

Namun ia memastikan, semua korban sudah langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Belum ditemukan atau laporan korban meninggal dunia. Mudah-mudahan tidak ada,” harapnya.

BACA: Video Sesaat Setelah Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Mengerikan !

Sampai saat ini, lanjut Denny, pihaknya masih fokus pada proses evakuasi korban dan kendaraan.

Ia juga memastikan bahwa petugas terkait sudah berada di lokasi kejadian.

Seperti kendaraan derek, kendaraan ambulans, petugas jasa marga dan petugas PJR Tol Cipularang.

“Untuk penyebabnya belum kita ketahui,” pungkasnya.

Akibat indsiden tabrakkan beruntun ini, arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta macet panjang.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat suasana sesaat setelah kecelakaan beruntun terjadi.

Video itu direkam oleh seorang wanita yang menjadi salah satu penumpang dari kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun.

BACA: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Libatkan 17 Kendaraan, Sopir Bus Kabur

Di video itu, perempuan tersebut merekam suasana di lokasi kecelakaan.

“Alhamdulillah. Aku, bapakku, suamiku dan adikku selamat. Kita berempat habis nengok anak dari Bandung,” ungkap perempuan itu sembari menangis dan nada bergetar.

Disebutkan bahwa pemicu awal kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 itu adalah bus yang mengalami rem blong.

Akan tetapi, sopir bus itu diketahui melarikan diri.

“Awalnya bis ini remnya blong dan sekarang supirnya kabur,” bebernya.

Perempuan itu menyebutkan bahwa kecelakaan beruntun itu melibatkan 15 kendaraan.

“Nih, 15 mobil tabrakan beruntun di KM 92. Arah Bandung menuju Jakarta,” ujar perempuan tersebut. (adw/pojoksatu)