PDIP Enggan Koalisi dengan Demokrat, Ini Tanggapan ‘Dingin’ Andi Arief

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA– Keengganan PDIP bekerjasama dengan dengan Demokrat, ditanggapi ‘dingin’ oleh Andi Arief.


Keengganan PDIP ini dapat dipahami oleh elit partai berlambang mercy tersebut.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrat Andi Arief menilai pihaknya paham dengan alasan PDIP tidak mau berkoalisi dengan Demokrat.


Yaitu karena PDIP sedang khawatir akan kalah pada Pemilu 2024 mendatang.

“Biasa itu, kalau sedang dalam kekhawatiran kalah, maka yang dilakukan adalah kesombongan,” kata Andi Arief, Minggu (26/6).

Andi mengatakan, PDIP saat ini sedang resah karena elektabiltias partainya menurun.

Terlebih banyaknya kasus korupsi yang menjerat kader PDIP hingga membuat partai banteng moncong putih itu menurun dalam penilaian publik.

“Kami tahu PDIP sedang alami penurunan tajam,” tutup Andi Arief tanpa menjelaskan maksudnya lebih lanjut.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan belum ada urgensi berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Pasalnya, PDIP merupakan partai yang tidak suka berkamuflase dalam politik.

“Ya, koalisi ini harus melihat emotional bonding pendukung PDIP. Kalau saya pribadi sebagai sekjen memang tidak mudah untuk bekerja sama dengan Partai Demokrat karena dalam berbagai dinamika politik menunjukkan hal itu,” tutur Hasto di Lenteng Agung, Kamis (23/6) kepada wartawan.

(ral/rmol/pojoksatu)