Bocoran Capres Koalisi PKB dan Gerindra, Kalau Bukan Prabowo ya Cak Imin

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar-koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Perolehan suara kursi legislatif PKB dan Gerindra pada Pemilu 2019 lalu menjadi salah satu alasan lahirnya koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).

Dengan perolehan kursi dewan PKB dan Gerindra, membuat keduanya bisa mengusung pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024 mendatang.

Tujuan lain dbentuknya koalisi KIR juga bertujuan untuk memenangkan Pilpres 2024.

Demikian disampaikan Wakil Presiden PKB Jazilul Fawaid dalam diskusi virtual ‘Platform Politik’ sebagaimana diberitakan RMOL yang dikutip PojokSatu.id, Selasa (21/6/2022).


“Kebetulan suara PKB dan suara Gerindra sudah cukup (mencapai ambang batas presiden),” ungkap Jazilul.

Politisi yang akrab disapa Gus Jazil itu lantas merinci total kursi di DPR RI yang dimiliki Gerindra dan PKB.

BACA: Kata Hasto Pengumuman Capres PDIP Bisa Beberapa Hari Lagi, Kapan ?

Jika ditotal, maka keduanya memiliki 136 kursi di Senayan.

Sementara ambang batas yang diamanatkan Undang-undang adalah 115 kursi parlemen atau 20 persen dari total 575 kursi.

Saat ini, sambungnya, PKB dan Gerindra terys mematangkan koalisi KIR.

Apalagi setelah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/6/2022) malam lalu.

“Kalau hanya titik kerja sama tidak ada gunanya. Maka langkah berikutnya membangun kerja sama itu dalam bentuk koalisi mengusung pasangan capres dan cawapres,” jelasnya.

BACA: Di Sekolah Partai Lenteng Agung, Sekjen PDIP Ungkap Peluang Capres Perempuan, Sampai Ungkit Kisah Sarinah

Karena itu, kedua parpol saat ini juga masih terus menggodok bersama-sama terkait sosok capres-cawapres yang akan diusung KIR.

Selanjutnya, pasangan capres-cawapres KIR itu akan diumumkan secara resmi bersama-sama.

Kendati demikian, PKB dan Gerindra juga masih sama-sama terus melakukan komunikasi dengan parpol lainnya yang masih cukup terbuka untuk bekerja sama.

“Selanjutnya membangun koalisi dan menentukan siapa pasangan yang diusung,” katanya.

BACA: Pengamat : Kalau Prabowo Mau Jadi Presiden 2024, Jangan Berkoalisi dengan Cak Imin, Alamat Bakal Sulit

Pertanyaannya, siapa kira-kira capres yang akan diusung KIR?

“Kalau Gerindra punya calon Pak Prabowo, PKB punya capres Gus Muhaimin. Ini yang harus dibicarakan terus,” beber Jazilul Fawaid. (rmol/ruh/pojoksatu)