Tak Usah Kaget, Kualitas Udara Jakarta Nomor Satu Terburuk di Dunia, Ini Penyebabnya

Kualitas udara Jakarta terburuk nomor satu di dunia pada Senin 20 Juni 2022 (indopos)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Kualitas udara DKI Jakarta urutan nomor satu terburuk di dunia berdasarkan situs IQ Air Index pada Senin (20/6/2022). Cuaca hari ini tercatat berkabut suhu 29 derajat celsius dan kelembaban 84 persen.

Dilansir dari laman iqair.com, indeks kualitas udara (Air Quality Index/ AQI) di Jakarta pada pukul 09.35 WIB Senin 20 Juni 2022 berada di angka 173 US AQI dengan PM 2.5 sebesar 98,8 µg/m³ dan PM 10 sebesar 11,9 µg/m³.

PM 2.5 merupakan partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron (mikrometer).

“Konsentrasi PM2.5 di udara Jakarta saat ini 19,8 kali di atas nilai panduan kualitas udara tahunan WHO,” bunyi peringatan IQ Air.


Melansir dari laman resmi IQ Air di Jakarta, kualitas udara ibu kota masuk kategori tidak sehat karena konsentrasi PM2.5.

Angka saat ini 27,4 kali dari nilai pedoman kualitas udara tahunan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Konsentrasi PM2.5 di Jakarta berada pada angka 136,9 gram per meter kubik.

Berdasarkan analisis BMKG, konsentrasi PM2.5 yang tinggi di Jakarta dipengaruhi oleh berbagai sumber emisi, seperti transportasi, residensial, dan kawasan industri yang dekat dengan Jakarta.

Untuk kota dengan kualitas udara terburuk selanjutnya ditempati oleh Kota Santiago Chile, disusul Kota Lahore Pakistan, Kota Dubai UEA, Kota Delhi India, dan Kota Lima Peru.

IQ Air menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor masuk ke dalam rumah.

Kemudian menggunakan pembersih udara dan hindari olahraga di luar ruangan.

Dan IQ Air adalah situs web khusus untuk mengukur kualitas udara berbagai kota di dunia. (ral/jpnn/pojoksatu)