10 Bulan Tak Ketahuan, Suami Nur Aini yang Ternyata Wanita Jadi Imam Salat di Masjid

Nur Aini dan suaminya Ahanaf Arrafif yang ternyata seorang wanita
Nur Aini dan suaminya Ahanaf Arrafif yang ternyata seorang wanita. (dok Disway)

POJOKSATU.id, JAMBI – Pernikahan seorang wanita asal Jambi, Nur Aini (22) jadi buah bibir lantaran suaminya Ahanaf Arrafif ternyata berjenis kelamin perempuan.

Fakta-fakta baru terkait penyamaran Ahnaf Arrarif hingga seperti lelaki tulen dan menikahi Nur Aini terus terungkap, termasuk nekat jadi imam salat di masjid.

Memang penyamaran atau kebohongan Ahnaf Arrafif yang bernama asli Erayani sebagai laki-laki itu baru terbongkar setelah 10 bulan jalannya pernikahan dengan Nur Aini.

Di antaranya, untuk meyakinkan istri, keluarga dan warga, Ahnaf alias Nur Arrarif menjalani ibadah layaknya seorang pria. Ia salatnya seperti laki-laki pada umumnya.


Mirisnya lagi, Nur Arrarif sampai nekat menjadi imam shalat di masjid agar terlihat seperti lelaki sejati.

Kebohongan Nur Arrafif yang selama 10 bulan menyamar jadi seorang laki-laki itu dibongkar mertuanya, Siti Harminah.

“Bagaimana tidak yakin saat itu, dia sempat menjadi imam salat di masjid. Sudah itu ikut salat Jumat juga,” kata Siti Harminah.

Diketahui, Nur Aini dan suaminya itu bahkan telah hidup bersama sebagai suami istri selama 10 bulan.

Nur Aini menyebut baru tahu suaminya yang mengaku bernama Ahnaf Arrafif, ternyata bukan seorang pria.

Nur lantas memperkarakan wanita yang 10 bulan menjadi suaminya tersebut ke Pengadilan Negeri Jambi.

Peristiwa yang dialami oleh Nur Aini terungkap di persidangan.

Ternyata, suami Nur yang selama ini mengaku bernama Ahnaf Arrafif bernama asli Erayani.

Pertemuan keduanya berawal dari aplikasi kencan yang direkomendasikan oleh rekannya.

Dari situlah, Nur kemudian menjalin komunikasi dengan Erayani yang mengaku sebagai Ahnaf Arrafif.

Ahnaf mengaku berprofesi sebagai dokter syaraf kepada Nur.

Komunikasi di antara mereka pun terus terjalin hingga berlanjut ke jenjang pernikahan.

Pada Juli 2021 lalu, keduanya melangsungkan pernikahan secara siri di kediaman orangtua Nur, kawasan Kenali Asam Bawah, Kota Jambi pada 18 Juli 2021.

“Saya kenal sejak bulan Mei tahun lalu. Pernah nikah tanpa melalui KUA (nikah siri),” kata Nur.

“Selama 10 bulan menikah, awalnya saya tidak tahu bahwa dia (Ahnaf) itu bukan laki-laki,” terangnya.

Selama menikah, Nur mengaku sudah berhubungan badan dengan suaminya.

Namun, diakuinya tidak melihat langsung jenis kelamin sosok yang tidur bersama itu.

“Saya telah berhubungan layaknya suami istri, akan tetapi saya tidak tahu bahwa yang saya tiduri itu adalah seorang perempuan,” ungkap Nur.

“Saya tidak pernah curiga karena saya sudah pernah dikenalkan melalui video call dengan keluarganya,” sambungnya.

Identitas sang suami terkuak

Identitas asli suami Nur terungkap setelah ibunda Nur yang bernama Siti, mulai curiga dengan gelagat menantunya.

Ibu Nur kerap melihat suami Nur mandi tanpa melepas baju.

Melihat gelagat tersebut, ibu Nur meminta terdakwa untuk membuka bajunya ketika mandi.

Saat itulah baru disadari bahwa suami Nur ternyata seorang wanita.

Saat identitas suaminya terkuak, Nur penasaran dengan identitas wanita yang menyamar sebagai pria untuk menikahinya.

Nur pun menduga bahwa suaminya itu bukan seorang dokter bedah syaraf sungguhan lulusan New York, seperti pengakuannya.

“Akan tetapi saya pernah cek untuk statusnya tetapi tidak ada dalam daftar,” sambungnya.

Atas perbuatannya, suami Nur Aini didakwa dan diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 93 jo Pasal 28 ayat (7) UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. (disway)