Pengakuan PKB, Gerindra Diajak Ngobrol Capres Nasdem, Maksudnya Anies Baswedan?

Jazilul Fawaid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengakui dirinya telah menggelar pertemuan dengan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Pertemuan dirinya dengan anak buah Prabowo Subianto itu tidak lain untuk membicarakan soal peta kekinian Pilpres 2024.

Jazilul menyebut, pertemuan dimaksud dilakukan usai ziarah ke makam Ketua Dewan Syuro PKB, Dimyati Rois, pada Kamis (16/6/2022) kemarin.

“Memang semalem saya dengan Pak Muzani ke hadir ziarah di Ketua Dewan Syuro PKB yang baru wafat,” ungkap Jazilul kepada wartawan di komplek Parlemen, Senayan, Jumat (17/6/2022).


Dalam pertemuan itu, Jazuli mengaku cocok dengan Gerindra.

“Kita juga ngobrol-ngobrol (bahas Pilpres 2024). Ya cocok-cocok juga, bagus juga,” ujarnya.

BACA: Siapa Capres-Cawapres Koalisi PKS-PKB-Demokrat, Ini Bocoran dari Anak Buah AHY

Salah satu peta Pilpres 2024 yang dibicarakan dalam pertemuan itu adalah Rakernas Partai Nasdem.

Dimana muncul dua nama kuat bakal capres yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Ya tentu obrolan-obrolan sekarang yang paling hangat kan soal 2024. Yaa sambil ngobrolin Nasdem siapa ya, ya kan karena kan barengan,” katanya.

Jazilul juga mengungkap bahwa kemunculan nama Anies dan Ganjar dalam Rakernas Nasdem itu sudah bisa ditebak.

BACA: Koalisi dengan PKB-PKS, Demokrat Akui Tunggu Satu Parpol, Nasdem ?

“Jadi itu, ternyata prediksi kita itu, hasilnya (rakernas) Nasdem (Anies dan Ganjar),” bebernya.

Karena itu, Jazilul menyampaikan selamat kepada Partai Nasdem yang sudah sukses menggelar Rakernas dan menjaring capres melalui usulan DPW Nasdem se-Indonesia.

“Dan sudah dibuka beberapa nama ya. Kita mengapresiasi nama-nama itu meskipun katanya belum final juga,” tuturnya.

BACA: PKB-PKS-Demokrat Koalisi, Nasdem Siap Tawarkan Capres, Anies Baswedan ?

Lalu, apakah PKB akan ikut dengan hasil Rakernas Nasdem?

“Kalau dari nama yang ada sudah muncul, PKB bisa ngeliat nanti. Artinya kita mau ikut di situ (Nasdem) atau di tempat yang lain,” tandas Jazilul Fawaid. (ruh/int/pojoksatu)