Pengamat Bongkar Alasan Surya Paloh Belum Berani Deklarasi Anies Baswedan Capres dari Nasdem

Anies Baswedan dan Surya Paloh

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pengamat politik Jamiluddin membongkar alasan Ketum Partai NasDem Surya Paloh belum mendeklarasikan Anies Baswedan capres dari NasDem.

Menurutnya, bos Metro TV Grup itu akan melihat reaksi partai politik lainnya atas besarnya dukungan DPW Partai Nasdem terhadap Anies.

“Saya kira masih melihat reaksi masyarakat dan partai lain,” kata Jamiluddin kepada Pojoksatu.id, di Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Ia mengatakan, reaksi dari dua pihak tersebut akan menjadi dasar bagi Surya Paloh untuk memutuskan jadi tidaknya Anies diusung.


Reaksi masyarakat diperlukan karena Surya Paloh ingin capres yang diusungnya memang mendapat dukungan dari masyarakat.

“Hal itu tentunya berkaitan dengan keterpilihan capres yang akan diusungnya,” ujar Jamiluddin.

“Jadi, Surya Paloh ingin mengetahui keterpilihan Anies setelah didukung DPW Partai Nasdem,” sambungnya.

Ia menyebutkan, jika keterpilihan Anies sesuai dengan dukungan DPW, maka Surya Paloh akan segera memutuskan Anies menjadi capres dari partainya.

“Surya Paloh juga ingin melihat reaksi dari partai politik atas dukungan DPW Partai Nasdem, ini penting,” tutur Jamiluddin.

Untuk diketahui, nama Anies Baswedan menjadi yang paling banyak diusung DPW Partai Nasdem untuk menjadi calon presiden (capres).

Dari 34 DPW Nasdem di seluruh Indonesia, 32 di antaranya mengusung Anies.

Kemudian, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi nama kedua yang paling banyak diusulkan.

Sebanyak 29 DPW Nasdem mengusulkan Ganjar Pranowo menjadi capres.

Sekjen Partai NasDem, Jhonny G Plate mengatakan bahwa hal tersebut sesuai aspirasi dari kebanyakan kader NasDem.

“Perlu dicatat bahwa dalam pengambilan keputusan rekomendasi oleh SC (Steering Comittee) tidak dilakukan atas dasar voting,” ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Kamis (16/6/2022).

Kemudian, masih banyak nama tokoh lain yang muncul dalam rapat kerja nasional (rakernas) yang diselenggarakan Nasdem ini.

Di antaranya seperti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Menteri BUMN Erick Thohir, Menparekraf Sandiaga Uno, hingga Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel.

Bahkan, nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman juga diusung menjadi capres oleh sejumlah DPW Nasdem. (muf/pojoksatu)