3 Ketum Parpol KIB Masuk Kabinet, Airlangga : Kompak Kawal Pemerintahan Jokowi

Suharso Monoarfa, Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan bentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan, parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) kompak mengawal pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Itu menanggapi masuknya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang masuk kabinet jadi Menteri Perdagangan.

Sementara dirinya dan Ketua Umum PPP Suharo Monoarfa, sudah lebih dulu jadi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Airlangga Hartarto menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.


Sedangkan Suharso Monoarfa menjabat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Masuknya Zulkifli Hasan membuat KIB makin kokoh di kabinet untuk mengawal program pemerintahan Jokowi.

BACA: Terlihat Jelas, Jokowi Barisan KIB dan Surya Paloh, Mega Satu Barisan dengan Prabowo dan Cak Imin

Sebab, salah satu misi digagasnya KIB oleh ketiga parpol adalah mengawal suksesnya pemerintahan Jokowi hingga 2024.

Airlangga menuturkan, sejak awal KIB berkomitmen mendukung dan mengawal suksesnya pemerintahan Presiden Jokowi.

Ia mengaku, KIB bakal kompak di dalam kabinet agar pemerintahan Jokowi sukses meninggalkan legacy setelah 2024.

“Koalisi Indonesia bersatu memiliki komitmen untuk mendukung, mengawal, dan menyukseskan pemerintahan Bapak Presiden Joko Widodo,” tutur Airlangga dalam keterangan, Kamis (16/6/2022).

Selain kompak di kabinet, KIB juga tetap menjaga soliditas dengan parpol pendukung pemerintah lainnya di dalam kabinet.

Selain Golkar, PPP, dan PAN, masih ada tiga parpol lain di dalam Kabinet Indonesia Maju, yakni, PDIP, Gerindra, dan Nasdem.

BACA: Ada Komitmen KIB Usung Capres Internal, Pengamat Bilang Begini

“Ketiga partai tetap merupakan sahabat perjuangan untuk kesuksesan dan keberhasilan Presiden Joko Widodo,” tegas Airlangga.

Airlangga menyampaikan, KIB juga berkomitmen melanjutkan capaian keberhasilan yang sudah dicatatkan Jokowi.

Selain itu, KIB bertekad membawa Indonesia keluar dari jebakan kelas menengah atau middle income trap.

“Kita berharap di tahun 2045 kita akan menjadi negara maju dengan pendapatan diatas 23 ribu Dolar. Tentunya koalisi ini baru mau mulai kerjanya di pemerintahan,” tandas Airlangga. (ruh/pojoksatu)