Lebih 8.000 Pelayat Datang ke Makam Eril, Ridwan Kamil: Tak Bisa Kami Ucapkan Terima Kasih Langsung

Desain Masjid Al-Mumtadz yang akan dibangun di sekitar makam Eril

POJOKSATU.id, BANDUNG – Sekitar 8.000 pelayat datang ke makam Eril di Cimaung Bandung pada penguburan hari Senin (13/6). Keluarga Ridwan Kamil minta maaf tak bisa mengucapkan terima kasih langsung.

Juru bicara keluarga Gubernur Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzzaman mengungkapkan terima kasih pada masyarakat yang menyampaikan dukacita dalam berbagai bentuk kepada keluarga Ridwan Kamil, baik langsung maupun tak langsung.

“Ungkapan simpati berbagai bentuk yang sudah kami terima sehingga membuat kami berbesar hati dan terharu,” kata Elpi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (15/6/2022).

Menurutnya, ada sekitar hampir 1.200 karangan bunga duka cita yang tercatat.


Sementara pelayat yang hadir ke makam Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Cimaung, Kabupaten Bandung, ada sekitar 8.000 orang, di luar tamu VIP.

Baca Juga:

Ternyata Eril Keturunan Wali Songo Sunan Gunung Jati dari Garis KH Muhyiddin, Begini Kisahnya

Pun dengan petakziah yang hadir untuk mendoakan almarhum Eril selama 17 hari berturut-turut sekitar ratusan bahkan ribuan yang datang.

“Ini konteksnya bukan membesar-besarkan angka, tapi mungkin kami akan kesulitan untuk menyampaikan rasa terima kasih,” ungkapnya.

“Mungkin kami akan luput menyampaikan terima kasih secara personal satu per satu, kepada orang yang sudah pernah membantu menyampaikan simpati dalam berbagai bentuk,” katanya.

“Untuk itu pada kesempatan ini, kami ucapkan terima kasih banyak, jazakumullah. Hanya Allah sebaik-baiknya yang bisa memberi balasan,” tambahnya lagi.

Elpi juga berterima kasih dan mengapreasiasi positif kepada rekan-rekan media lewat kerja jurnalistik humanisnya.

“Secara umum kami apresiasi sangat positif, kami harap situasi positif ini bisa terjaga,” kata Elpi.

Elpi menilai pendekatan media yang humanis ini menjadi harapan di tengah banyak tantangan di media sosial di mana masih banyak misinformasi, disinformasi, bahkan hoaks terkait almarhum Eril.

Pihak keluarga, katanya, tidak bisa mencegah dan mengendalikan. Keluarga juga sangat menyadari peristiwa Eril yang masuk ke ruang publik menjadi konsumsi publik.

Maka dari itu banyak berbagai pandangan saran, opini terhadap situasi.

“Perbedaan pandangan ini lumrah karena negara demokrasi, semua orang bisa berpendapat,” terang Elpi.

Elpi mengatakan pihak keluarga mendapatkan hikmah serta pelajaran berharga, yakni keikhlasan, ketawakalan, berpikir positif, dan menyeimbangkan upaya optimal dengan doa kepada Allah SWT.

“Mungkin Eril yang menjadi guru kami,” ujarnya.

Selain itu pihak keluarga juga turut menyampaikan terima kasih kepada para ulama, ustaz, habib, majelis ulama, yang selalu terbuka menerima konsultasi kepada keluarga terkait peristiwa yang cukup besar yang terjadi kepada Eril.

Sehingga keluarga mendapatkan panduan tentang bagaimana menyikapi peristiwa ini dari sisi akidah, syariah, dan akhlak.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jawa Barat Wahyu Mijaya menyampaikan setelah pemakaman Eril, keluarga Gubernur masih menerima ucapan dari tokoh, pejabat, bahkan dari kedutaan besar Qatar untuk Indonesia.

Menurut Wahyu, Ridwan Kamil masih akan menerima petakziah hingga Rabu (15/6/2022) dan baru mulai berdinas kembali Kamis (16/6/2022).

“Beliau (Ridwan Kamil) akan berkegiatan secara full mulai hari Kamis. Kamis agenda beliau akan kembali seperti semula,” ucap Wahyu.

Sementara itu untuk kegiatan takziah dan pengajian bersama akan terus dilaksanakan sampai hari Minggu (19/6/2022). (rif/pojoksatu)