Formasi PPPK 2022 Sebanyak 970 Ribu, Ini Syarat PPPK Non Guru

Seleksi PPPK 2022
Ilustrasi Seleksi PPPK 2022

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kabar gembira bagi tenaga honorer. Pemerintah telah menetapkan formasi PPPK 2022 untuk guru dan PPPK non guru 2022.

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)  menyediakan formasi PPPK 2022 sebanyak 970.410.

Jumlah tersebut terdiri dari sisa formasi PPPK 2021 sebanyak mencapai 212.392 ditambah formasi PPPK 2022 sebanyak 758.018.

“Formasi PPPK 2022 adalah penjumlahan dari sisa formasi 2021 dan formasi yang diusulkan pemda untuk tahun 2022,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Iwan Syahril.


Formasi PPPK 2022 disampaikan Iwan Syahril dalam sosialisasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022 pada Kamis (9/6) lalu.

BACA : Sebelum Dihapus Honorer Ikuti Pendaftaran PPPK 2022, Ini Syarat Seleksi PPPK Guru

Dia menyampaikan formasi yang sudah diajukan di 2021 tidak hangus. Sisa formasi tahun lalu tetap akan menjadi formasi yang diperebutkan tahun ini.

Saat ini total formasi yang sudah diajukan pemda (termasuk guru agama) untuk tahun 2022 sebanyak 343.631.

Artinya, jumlah ini baru sekitar 35 persen dari total kebutuhan formasi yang ada. Iwan menuturkan, kunci keberhasilan pengadaan PPPK guru adalah adanya formasi yang diajukan pemda.

“Jadi, ini bukan hanya pemenuhan secara kepegawaian, tetapi juga layanan yang diberikan atas pendidikan yang bisa dijangkau seluruh masyarakat sehingga SDM bisa berkembang dengan lebih baik,” tuturnya.

BACA : Dihapus 2023, Pemkot Sukabumi Prioritaskan Tenaga Honorer Jadi PPPK

Lebih lanjut dijelaskan, mekanisme penempatan PPPK guru tahun 2022 diutamakan pada pelamar prioritas I sebanyak 193.954 guru yang memenuhi nilai ambang batas atau passing grade (PG) pada seleksi 2021.

Mereka ditempatkan di satuan pendidikan berdasarkan kebutuhan dan kuota yang tersedia di daerah, tanpa mengikuti ujian kembali.

“Prioritas penempatan bagi yang sudah lulus PG pada seleksi PPPK guru 2021 dilakukan berdasarkan urutan kategori pelamar secara berurutan, yaitu honorer K2, guru non-ASN di sekolah negeri, lulusan PPG, dan guru swasta,” terangnya.

Selanjutnya, jika formasi belum terpenuhi, maka akan diisi oleh pelamar prioritas II (honorer K2) dan prioritas III (guru non-ASN di sekolah negeri terdaftar di Dapodik dan masa kerja minimal 3 tahun).

“Jika pada seleksi tersebut formasi masih tersedia, maka akan dibuka untuk seleksi selanjutnya bagi pelamar umum,” katanya.

PPPK 2022 Non Guru

Selain guru, pemerintah juga menyediakan formasi PPPK 2022 non guru, yakni tenaga kesehatan dan penyuluh.

Formasi PPPK 2022 non guru maupun tenaga pendidik cukup banyak lantaran tidak ada formasi untuk calon aparatur sipil negara atau CASN 2022.

“Untuk seleksi CASN Tahun 2022, pemerintah fokus melakukan rekrutmen PPPK, dan di tahun ini, formasi untuk CPNS tidak tersedia,” jelas Menteri Tjahjo di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Tjahjo, kebijakan peniadaan seleksi CPNS 2022 dan mengutamakan rekrutmen bagi PPPK Tahun 2022 ini mengambil dari pengalaman sejumlah negara maju, dimana jumlah PNS lebih sedikit dan jumlah PPPK lebih banyak.

Hingga saat ini pemerintah belum menyampaikan keterangan resmi terkait jadwal dan syarat seleksi PPPK 2022 non guru.

Namun jika melihat kembali syarat PPPK non guru 2021, maka ada 8 syarat yang harus dipenuhi pendaftar.

Syarat PPPK non guru 2021

1. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.

2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai PNS/Prajurit TNI/Kepolisian Negara RI.

3. Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

4. Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Kepolisian Negara RI.

5. Tidak menjadi anggota/pengurus partai politik (parpol) atau terlibat politik praktis.

6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.

7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.

8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah.

Batas usia pelamar PPPK non guru 2021 minimal adalah 20 tahun. Batas usia maksimal adalah 1 tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (one/pojoksatu)