Polda Metro Geledah Markas Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, Uang Miliaran Disita

Suasana di masjid dan kantor Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung. (Dok Radar Lampung).
Suasana di masjid dan kantor Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung. (Dok Radar Lampung).

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Polda Metro Jaya geledah markas Khilafatul Muslimin di Jalan WR Supratman, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Sabtu (11/6).

Ditreskrimum Polda Metro Jaya dibantu Polda Lampung dan Ditsamapta Polresta Bandar Lampung menggeledah kantor Khilafatul Muslimin selama satu jam lebih.

Penggeledahan kantor Khilafatul Muslimin dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi.

Kombes Hengki Haryadi dan jajaran masuk ke kantor Khilafatul Muslimin yang berada di lantai dua.


Saat penggeledahan, terlihat sejumlah jamaah Khilafatul Muslimin berada di bawah kantor dan sebagain berada di lantai dua.

Penggeledahan sempat mendapatkan perlawanan dari jamaah. Mereka tidak terima karena polisi mengamankan dua jamaah.

BACA : Polisi Menetapkan Tersangka Amir Khilafatul Muslimin Wilayah Cirebon Raya, Perannya Penggerak dan Penyuruh Konvoi

Aksi saling pukul pun tak terhindarkan. Jamaah mencoba melakukan perlawanan saat dua jamaah dibawa polisi ke mobil yang sudah disiapkan.

Selain mengamankan dua orang jamaah, polisi juga menyita sejumlah barang bukti.

Kombes Hengki menuturkan, barang bukti yang diamankan antara lain struktur organisasi dan uang yang diduga untuk operasional organisasi Khilafatul Muslimin.

”Jumlahnya miliaran lah,” ucap Kombes Hengky kepada wartawan, seperti dilansir Radar Lampung.

Menurut Kombes Hengky, kegiatan ini akan dilakukan berkesinambungan. Sebab banyak fakta yang ditemukan signifikan.

Menurut Kombes Henky, meskipun mereka fokus ke wilayah Polda Metro Jaya, namun tetap berkoordinasi dengan wilayah lain. Terlebih Khilafatul Muslimin berpusat di Lampung.

Hingga saat ini kantor pusat Khilafatul Muslimin di Jalan WR Supratman, Bumi Waras, Bandar Lampung masih ramai aparat kepolisian. Jalan di kawasan tersebut sempat ditutup. (rif/ais/radarlampung)