Kemungkinan Kegiatan Khilafatul Muslimin Akan Dilarang, Polda Metro Ungkap Alasannya

Pimpinan Khilafatul Muslimin, Abdul Qodir Hasan Baraja digiring polisi di Polda Metro Jaya. Foto: JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA— Polda Metro menyebut tak serta merta melarang dan membubarkan kegiatan Khilafatul Muslimin. Polisi menyelidiki ada tidaknya pelanggaran pidana dari kelompok ini.

Ada kemungkinan seluruh kegiatan Khilafatul Muslimin ini akan dilarang, jika penyelidikan polisi ditemukan adanya tindak pidana.

Diketahui, pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja telah resmi dilakukan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya.

Kelompok yang bertentangan dengan pancasila itu juga terus dilakukan pengembangan tindak pidananya.


Termasuk penyidik tengah menyelidiki ada tidaknya pelanggaran hukum terhadap kegiatan yang dilakukan kelompok Khilafatul Muslimin tersebut.

“Ini masih terus dilakukan pengembangan. Juga terkait pembekuan kegiatan, ini diperiksa pimpinannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Rabu (8/6/2022).

Baca Juga :

Pengamat Intelijen Bocorkan Niat Buruk Khilafatul Muslimin di Indonesia

Zulpan juga menuturkan, pihaknya tak akan serta merta melarang dan membubarkan kegiatan kelompok Khilafatul Muslimin tersebut.

Sebab saat ini, tim di lapangan juga tengah menyelidiki ada tidaknya pelanggaran pidana terhadap setiap kegiatanKhilafatul Muslimin.

“Kita belum melakukan pelarangan kegiatan kelompok Khilafatul Muslimin, pimpinannya masih diperiksa terus,” ujarnya.

Abdul Qadir Hasan Baraja sendiri telah dijerat dengan Pasal 59 ayat 4 juncto Pasal 82 ayat 2 UU RI Nomor 16 Tahun 2017 tentang Ormas.

Kemudian Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (fir/pojoksatu)