Fakta Baru Anak Ketua Bravo 5 Pukul Anak Anggota DPR dari PDIP, Ternyata Plat RFH Ketua Tak Terdaftar

Kasus penganiayaan anak anggota DPR dari PDIP oleh anak ketua Bravo 5 (tangkapan layar)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Fakta-fakta baru kisruh anak anggota DPR Indah Kurniawati, Justin Fredrick dengan pengendara plat RFH di Tol Gatot Subroto (Gatsu) terkuak. Ternyata plat RFH tak terdaftar di Polda Metro Jaya.

Terungkap beberapa fakta baru soal pemukulan anak anggota DPR Indah Kurniawati, Justin Fredrick, oleh sopir plat RFH yaitu anak dari Ketua Pemuda Bravo 5 Ali Fanser Marasabessy yaitu Faisal Marasabessy.

Berikut fakta-fakta terbaru soal kasus tersebut

1. Polisi Tetapkan 1 tersangka


Dalam video yang beredar, Faisal Marasabessy adalah pria berbaju merah yang memukuli Justin anak anggota DPR. Sementara itu, Ali Fanser Marasabessy adalah pria berkemeja batik yang ada di lokasi kejadian bersama Faisal Marasabessy.

Salah satu pelaku pemukulan Justin Frederick yaitu Faisal Marasabessy, kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

“Satu orang sudah ditetapkan tersangka dan ditahan,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Minggu (5/6).

2) Pelat RFH Ketua Pemuda Bravo 5 Tak Terdaftar

Polisi bicara soal pelat mobil RFH yang digunakan oleh Ali Marasabessy dan Faisal Marasabessy. Polisi mengatakan, pelat RFH yang digunakan Faisal tidak terdaftar.

“Pelat RFH yang digunakan pelaku penganiayaan tidak terdaftar,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Heryadi saat dimintai konfirmasi, Minggu (5/6/2022).

Kombes Hengki mengungkapkan, tidak terdaftarnya pelat RFH itu diketahui dari hasil koordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya.

3) Ketum Bravo 5 Minta Kasus Diusut

Ketua Umum Bravo 5, Fachrul Razi, akan menyerahkan kejadian itu sesuai dengan ketentuan hukum. Dia menyebut aksi main hakim sendiri tidak dibenarkan.

“Saya menyerahkan sepenuhnya untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Fachrul kepada wartawan, Minggu (5/6/2022).

Fachrul menegaskan aksi pemukulan terhadap Justin tidak bisa ditoleransi. Maka dari itu, menurutnya, Faisal harus diganjar hukuman.

“Apa pun alasannya, memukul orang atau main hakim sendiri tidak boleh ditoleransi, harus dihukum sesuai aturan perundangan yang berlaku,” ucap Fachrul.

4). Ali Fanser Marasabessy Akan Lapor Balik

Pihak Ali Fanser Marasabessy menuding Justin Frederick sebagai biang keributan yang viral itu. Atas hal tersebut, Ali Fanser Marasabessy akan melaporkan Justin Frederick ke Polda Metro Jaya.

5). Ali Marasabessy Mengaku Dipukul Duluan

Sekretaris Pemuda Pejuang Bravo 5 Ahmad Zazali menyampaikan kronologi versi pihaknya. Menurut Zazali, Ali Fanser Marasabessy mengaku lebih dulu dipukul oleh Justin Frederick.

“Saat ini sedang dalam proses membuat laporan balik di Polda Metro Jaya,” ujar Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Pejuang Bravo 5 Ahmad Zazali dalam keterangannya, Minggu (5/6).

“Bahwa dalam peristiwa tersebut, AFM menjadi korban pemukulan yang dilakukan JF. Hal itu menjadi pemicu perkelahian antara JF dan FM. Bahkan telah berusaha melerai perkelahian tersebut,” ujar Ahmad Zazali dalam keterangan tertulis, Minggu (5/6/2022).

Versi Ahmad Zazali, dia menyebut awalnya Justin Frederick mengacungkan jari tengah saat mobilnya didahului oleh Ali Fanser Marasabessy. Ali Fanser Marasabessy lantas menghentikan mobil Justin.

“Bahwa perlu kami luruskan yang terjadi sebenarnya adalah JF yang terlebih dahulu mengacungkan jari tengah ketika mobilnya didahului oleh kendaraan yang ditumpangi AFM,” ujar Ahmad Zazali.

“Lalu kendaraan yang ditumpangi AFM menghentikan JF untuk menanyakan maksud JF mengacungkan jari tengah tadi,” sambungnya.

Namun Justin justru disebut marah dan memukul Ali Fanser. Melihat hal tersebut, Faisal Marasabessy, yang saat itu berada dalam mobil yang sama dengan Ali, pun membela hingga terjadi perkelahian.

“JF dengan nada tinggi terlihat marah serta menantang, lalu memukul AFM terlebih dahulu. Melihat AFM diperlakukan demikian, FM, rekan semobil AFM, spontan membela sehingga terjadi perkelahian,” tuturnya.(ral/pojoksatu)