Sifat Asli Emmeril Kahn Mumtadz Dibeberkan Dosen ITB, Sampai tak Tahu Eril Anak Ridwan Kamil

Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril bersama adik, Atalia Praratya dan Ridwan Kamil

POJOKSATU.id, BANDUNG – Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Ir. Indrawanto M.Eng.,Ph.D mengungkap sifat asli Eril atau Emmeril Kahn Mumtadz, anak sulung Ridwan Kamil.

Indrawanto mengungkap, sebelum Eril berangkat ke Swiss bersama keluarganya, Eril ternyata tengah menyelesaikan tugas akhirnya.

Di tugas akhir itu, Eril mengambil tema robot lubak.

Sementara Indrawanto sebagai dosen pembimbing Eril, mendukung pilihan anak sulung Ridwan Kamil dan Atalia Praratya itu.


Pasalnya, topik baru yang dipilih Eril itu saat ini sangat dibutuhkan masyarakat luas.

Apalagi, tugas akhir Aril soal robot lunak itu adalah untuk dunia kesehatan.

BACA: Sedih Banget, Ternyata Eril Sebentar Lagi Ultah ke-23, Berencana Mau Rayakan Sama Anak Yatim

Fakta itu dibeberkan Indrawanto dalam video wawancara yang diunggah ke kanal Youtube Intens Investigasi, Minggu (5/6/2022).

“Eril membuat robot lunak untuk kesehatan. Alat ini bisa dimasukkan ke tubuh manusia untuk melakukan observasi,” ungkapnya.

Sebagai dosen pembimbing, Indrawanto bisa mengukur kemampuan Eril.

Menurut Indrawanto, Eril adalah sosok mahasiswa yang cerdas, aktif berorganisasi, sederhana, dan tidak mengeksklusifkan diri.

Bahkan, Indrawanto mengaku sebelumnya sama sekali tidak mengetahui bahwa Eril adalah anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pasalnya, dalam kesehariannya, Eri tidak pernah menunjukkan dirinya sebagai anak orang nomor satu di Jabar itu.

BACA: Jutaan Orang Mendoakan Eril Anak Ridwan Kamil, Mulai Presiden dan Wapres Hingga Warga Biasa

Selama bertahun-tahun, Indrawanto baru mengetahui bahwa Eril anak Ridwan Kamil adalah saat dirinya menjadi dosen pembimbing Eril.

“Saya kaget karena Eril itu anak gubernur,” ungkap dia.

Saat mendengar Eril dikabarkan hilang ketika berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss pekan lalu, Indrawanto mengaku sangat berduka.

Kendati demikian, ia masih sangat berharap Eril bisa cepat ditemukan dalam keadaan yang baik-baik saja.

“Jika Eril masih hidup, saya sangat bergembira karena nanti bisa mendampinginya melanjutkan tugas akhir,” tutur Indrawanto.

BACA: Guru Ngaji Keluarga Ridwan Kamil Bertahun-tahun, UAH Ungkap ‘Keistimewaan’ Eril Soal Air

Namun, jika nantinya Eril ditemukan sudah meninggal dunia, dirinya sangat menyesal karena tak bisa mengantarkan Eril meraih cita-citanya. (ruh/pojoksatu)